Beri Nasihat di Solo, Abu Bakar Basyir Minta Jokowi Jadi Pembela Islam yang Kuat
- YouTube @tvOneNews
Solo, VIVA Banyuwangi – Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), menerima kunjungan istimewa dari tokoh ulama senior, Abu Bakar Basyir, di kediamannya yang berlokasi di Sumber, Solo, Jawa Tengah.
Pertemuan yang berlangsung pada pukul 13.30 WIB siang tadi ini menjadi sorotan karena ulama sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki tersebut.
Hadir dengan agenda utama memberikan nasihat keagamaan kepada mantan orang nomor satu di Indonesia.
Abu Bakar Basyir disambut hangat oleh Jokowi di depan pintu rumah dan keduanya berbincang santai selama kurang lebih 30 menit.
Setelah pertemuan, ulama sepuh tersebut menyampaikan bahwa nasihat yang diberikan bersifat wajib dilakukan oleh seorang ulama kepada pemimpin.
Abu secara khusus menekankan agar Jokowi memanfaatkan kekuatannya sebagai tokoh negara untuk mengabdi dan membela Islam secara total.
Abu Bakar Basyir juga terang-terangan mengungkapkan perjuangannya agar negara ini dapat berjalan dengan hukum Islam, sebuah nasihat yang sampaikan secara langsung dan melalui surat kepada Presiden.
“Orang Islam itu wajib menasihati rakyat, pemimpin dan orang kafir harus dinasihati. Nah, Pak Jokowi ini orang yang kuat,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Abu Bakar Basyir.
“Jadi, mudah-mudahan jadi pembela Islam yang kuat. Itu saja nanti ya. Nasihatnya apa? Tuh nasihatnya,” kata Abu Bakar. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.
“Ya nasihatnya ya supaya kembali apa mengamalkan hukum Islam dengan baik. Sebab saya ini sedang berjuang minta supaya negara ini jatuh dengan hukum Islam,” lanjut Abu Bakar. Selasa, 30 September 2025.
“Presiden pun sudah saya nasihati lewat surat, ya saja. Hanya nasihat itu kewajiban. Kewajiban seorang ulama menasihati,” tambah Abu Bakar
“Menasihati rakyat, menasihati pemimpin. Mau tidak mau itu Allah yang menentukan bukan saya, ya,” kata Abu Bakar.
Abu Bakar Basyir menjelaskan filosofi kewajiban menasihati pemimpin.
Menanggapi kunjungan mendadak dan nasihat tersebut, Presiden Jokowi mengaku terkejut namun menerima pesan yang disampaikan dengan baik.
Abu menyimpulkan inti dari nasihat tersebut adalah ajakan untuk meningkatkan pengabdian pada agama.
“Saya sangat kaget saya kedatangan beliau. Intinya beliau menasihati saya untuk mengabdi pada Islam. Itu aja,” tutur Presiden RI ke-7, Joko Widodo.