Ditjen Bina Adwil Kawal Penggunaan Anggaran Kemendagri dan BNPP agar Tepat Sasaran, Transparan Serta Selaras

Ditjen Bina Adwil Awasi Penggunaan Anggaran Kemendagri dan BNPP
Sumber :
  • www.antaranews.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal Zakaria Ali menegaskan komitmen untuk mengawal penggunaan anggaran Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Ia memastikan setiap rupiah anggaran diarahkan tepat sasaran, transparan, serta selaras dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

img_title Presiden Siapkan Desa Nelayan di Miangas, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Safrizal menekankan bahwa penajaman perencanaan anggaran merupakan kunci agar setiap program memiliki indikator keberhasilan yang jelas. Dengan demikian, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya sesuai kebutuhan masyarakat tetapi juga mendukung kebijakan pemerintah pusat.

"Ditjen Bina Adwil akan memperkuat penyusunan program dengan menyelaraskannya pada direktif Presiden, program prioritas nasional dan kementerian, seperti penguatan pelayanan publik, pemberdayaan kecamatan dan kelurahan, hingga percepatan pembangunan kawasan perbatasan," kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Safrizal Zakaria di Jakarta.

img_title KPSHK Dorong Perhutanan Sosial Jadi Model Restorasi Berkelanjutan yang Adil!

Safrizal menjelaskan Ditjen Bina Adwil berkomitmen memperkuat monitoring dan evaluasi (monev) anggaran. Tidak hanya pada tahap pelaksanaan, pengawasan juga dilakukan sejak perencanaan hingga pelaporan. Hal ini bertujuan agar potensi penyimpangan bisa segera dideteksi sejak dini.

Menurutnya, langkah ini akan membuat pelaksanaan anggaran lebih transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

img_title Soroti Pembangunan Infrastruktur yang Masih di Bawah Target, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Adakan Rapat Dengar Pendap

Selain itu, Ditjen Bina Adwil juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal. Safrizal menilai suara dan kebutuhan daerah merupakan masukan penting agar kebijakan pusat dapat diimplementasikan sesuai dengan realitas lapangan.

Dengan pola kerja kolaboratif, Ia ingin memastikan program Ditjen Bina Adwil adaptif dan benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Safrizal menyebut, prioritas penggunaan anggaran tahun 2025 akan ditujukan pada program-program dengan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Ada beberapa fokus utama yang perlu diperhatikan.

"Fokus utama akan diberikan pada pemenuhan pelayanan perizinan untuk memperluas investasi, bantuan pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan, serta bantuan pemerintah untuk aparat kewilayahan seperti Satpol PP, Satdamkar, Satlinmas dan Redkar,” jelas Ditjen Bina Adwil, sebagaimana dilansir dari antaranews.com.

Dengan adanya beberapa fokus utama ini, tentu diharapkan dampak penggunaan anggaran negara dapat langsung dirasakan oleh masyarakat umum.

Halaman Selanjutnya
img_title