TNI AD Longgarkan Syarat Usia dan Tinggi Prajurit Baru
- https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/367202-soal-kabar-anggota-bais-ditangkap-saat-unjuk-rasa-wakil-panglima-tni-buka-suara-harusnya
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menetapkan aturan baru terkait rekrutmen prajurit Bintara dan Tamtama.
Usia maksimal pendaftar kini diperpanjang dari 22 menjadi 24 tahun, sementara tinggi badan minimal diturunkan dari 163 cm menjadi 158 cm.
Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, menjelaskan kebijakan ini selaras dengan kebutuhan tambahan personel di Angkatan Darat, terutama menghadapi perkembangan tugas ke depan.
“Tapi bukan berarti kami mengurangi kualitas ya, karena kalau orang tinggi kan belum tentu lebih kuat dari yang pendek,” ujar Jenderal Tandyo. Rabu, 1 Oktober 2025.
Wakil Panglima TNI menuturkan, penyesuaian syarat lebih difokuskan pada TNI AD.
Karena tengah memperkuat Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP), satuan infanteri baru yang mendukung pembangunan nasional sekaligus menjaga pertahanan.
“Jadi kami harus mempersiapkan karena ancaman bisa datang setiap saat. Meski sekarang kan enggak, tapi kita harus siap,” kata Jenderal Tandyo. Dilansir dari antaranews.com
Selain itu mencontohkan pengalaman negara lain yang menghadapi konflik.
TNI AD membuka kembali rekrutmen Bintara Gelombang II dan Tamtama Gelombang III tahun 2025.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi mulai 11 September, dengan proses validasi pada 15 September, sementara jadwal penutupan akan diumumkan melalui laman dan media sosial resmi TNI AD.