Yoshimi Ogawa Menilai Kinerja Wasit Super League Tak Sesuai Ekspetasi

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa
Sumber :
  • https://jatim.antaranews.com/amp/berita/982785/ogawa-kinerja-wasit-super-league-tak-sesuai-ekpektasi

Sepak Bola, VIVA Banyuwangi – Kompetisi Super League musim 2025/2026 sudah sampai pada pekan ketujuh. Namun, Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa menilai kinerja wasit sejauh ini tidak sesuai ekspetasi.

img_title Jelang Piala Presiden 2026, Persebaya Perkenalkan 36 Pemain dalam Media Day

Hal itu disampaikan saat menghadiri acara  Workshop for Media" di GBK Arena, Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.

Mengutip dari situs jatim.antaranews.com, Ogawa menyebut sejauh ini keputusan tepat  wasit adalah 89 persen. Persentase itu masih di bawah ekspektasi 95 persen keputusan tepat dari wasit.

img_title Argentina Bangkit Kalahkan Mesir 3-2, Albiceleste Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

"Musim lalu di Liga 1, kami temukan ada 89 persen keputusan yang tepat, 11 persennya tidak tepat. Tapi jika Anda mungkin ingat, ini sebenarnya belum sesuai ekspektasi kami. Ekspektasi kami mencapai 95, 96, atau 97 persen," kata Ogawa.

"Makanya kami masih harus meningkatkan ini. Di musim ini, sama juga untuk Super League, persentasenya hampir sama, 89 persen," tambahnya.

img_title Usai Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti, Swiss Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Kendati demikian, ia mengatakan, bahwa kabar baiknya adalah kepemimpinan wasit Liga Championship (dulu Liga 2) "sedikit lebih baik".

"Tapi di Championship, statistiknya sedikit lebih baik," kata pria asal Jepang ini.

Dirinya yakin, bahwa di Super League presentase keputusan tepat akan meningkat, sehingga komite berupaya mengedukasi wasit.

"Tapi saya yakin di Super League, persentase keputusan tepat akan meningkat, saya meyakini bakal mencapai 90, 91, 92, atau 93 persen. Makanya kami berupaya untuk mengedukasi dan mengembangkan wasit)," lanjut dia.

Maka, dari  hasil evaluasinya hingga Super League pekan ketujuh, Video Assistant Referee (VAR) harus berani mengintervensi wasit utama yang memimpin pertandingan, apabila ada keputusan yang kurang tepat.