2 Kipas Angin Menyala saat Listrik Korslet, Rumah di Situbondo Hangus Terbakar

Kebakaran akibat listrik korslet
Sumber :
  • Dokumentasi upt Damkar/ VIVA Banyuwangi

Situbondo, VIVA BanyuwangiKebakaran yang disebabkan listrik konslet melalap rumah warga di Jl. Anggrek, Kelurahan Patokan Kecamatan Situbondo pada Jumat pagi, 3 Oktober 2025. 

img_title Sudah Tiga Kali Kebakaran, PT RSI Kembali Dilanda Api di Bagian Cerobong

Pemilik rumah, Ayuliani (53), mengaku mulanya ia tak menyadari bahwa rumahnya terbakar karena sedang berada di luar rumah.

Baru setelah tetangganya berseru panik memanggil namanya, Ayuliani melihat api yang berkobar dari atap rumah. Sementara pusat api berasal di kamar anaknya. 

img_title DPRD Situbondo Dukung KSP Wisata Pasir Putih, Asal Sesuai Regulasi Aset Daerah

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Sruwi Hartanto, kebakaran dari kamar anak ibu Ayuliani disebabkan oleh korsleting listrik dari stop kontak. 

“Kami menerima laporan kebakaran di Jalan Anggrek pada pukul 05.56 WIB dan langsung datang ke lokasi mengerahkan dua unit armada. Api berhasil padam sekira pukul 06.30 WIB namun kondisinya rusak berat, satu kamar habis terbakar,” terang Sruwi. 

img_title Triwulan I 2026, Seluruh Perekonomian Di Sekarkijang Tumbuh di Atas 5 Persen

Sruwi menjelaskan, api yang muncul dari korsleting listrik kemudian semakin membesar karena terdapat dua kipas angin yang menyala. 

“Berdasarkan keterangan pemilik rumah memang ada dua kipas angin yang hidup, angin dari kipas itu kemudian mengarah ke api, jadi apinya membesar,” lanjut Sruwi Hartanto. 

Ayuliani memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai Rp. 20 Juta. Kerusakan terparah di bagian kamar anaknya yang hangus sampai atap. 

“Laptop kena, 2 hp dan 2 kipas angin, itu habis semua. Kita biasa pakai 2 kipas angin, di tembok dan di bawah. Itu yang memperparah kebakarannya ” terang Ayulian. 

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Pemilik rumah mengaku sudah ikhlas dan bersyukur tidak ada yang terluka. 

“Alhamdulillah tidak sempat menjalar karena warga rukun dan membantu. Damkarnya juga cepat datang,” ujarnya. 

Atas kejadian ini, Kepala Pelaksana BPBD Situbondo mengimbau para warga untuk lebih waspada saat meninggalkan rumah dan tidak membiarkan barang elektronik menyala saat rumah sedang kosong.