Kemenag Tegaskan Standar Bangunan Pesantren Usai Insiden Al Khoziny

Kondisi puing-puing bangunan tiga lantai Ponpes Al Khoziny
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/377379-instruksi-presiden-prabowo-kemenko-pm-akan-cek-dan-perbaiki-bangunan-ponpes-al-khoziny-yang-roboh

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan pentingnya adanya ketentuan standar bangunan untuk pesantren.

img_title Upayakan Kualitas Pendidikan Setara, Menag Usul Tambahan Anggaran Rp24,8 T untuk Sekolah Keagamaan

Hal ini dinilai mendesak setelah insiden robohnya gedung di Pesantren Al Khoziny yang menelan korban jiwa.

Upaya perbaikan akan dilakukan dengan melibatkan para pengasuh pesantren agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

img_title Larut Malam, Satpol PP Evakuasi Banner Jatuh di Jalan Panglima Sudirman

Kasus yang terjadi di Pesantren Al Khoziny mendapat atensi langsung dari Menteri Agama.

Kemenag menyebut, peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk menyiapkan langkah pencegahan ke depan, termasuk pembenahan sistem pembangunan fasilitas pesantren.

img_title Call Center 158 Siap Terima Laporan Pesantren Rawan Ambruk

"Mengenai aturan bangunan, kami akan membahasnya dengan para kyai, gus, serta seluruh pihak terkait pesantren," ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar. Senin, 6 Oktober 2025.

Thobib menambahkan, Menteri Agama sendiri sudah melakukan kunjungan langsung ke lokasi beberapa hari lalu.

"Menag sudah datang ke pesantren untuk melihat kondisi, memahami persoalan, dan menunjukkan kepedulian kepada para korban," ucap Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik. Dilansir dari antaranews.com

Menurut Thobib, Menteri Agama menilai ada banyak hal yang perlu diperbaiki.

Kejadian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara Kemenag dan pengelola pesantren, agar bangunan yang digunakan santri benar-benar memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan.

Kemenag juga memastikan koordinasi lintas sector, masyarakat tidak perlu khawatir menitipkan anaknya di pesantren karena Kemenag akan terus mengawal perbaikan ini.

"Kemenag juga akan bekerja sama dengan Kementerian PU serta instansi terkait guna menyosialisasikan dan memberi edukasi agar setiap proses pembangunan memenuhi standar." tutur Thobib.