Komisi X Dukung Penerapan Konsep Dapur Sekolah untuk Program Makan Bergizi Gratis

Komisi x dukung penerapan konsep dapur sekolah untuk dukung mbg
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB Lalu Hadrian Irfani menyatakan dukungannya terhadap usulan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengenai penerapan konsep school kitchen atau dapur sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

img_title Kucurkan Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Revitalisasi 71 Ribu Sekolah di Tahun 2026

Menurut Lalu, konsep ini membuka peluang bagi sekolah yang memiliki kapasitas dan sumber daya memadai untuk mengelola sendiri penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik. Namun, pelaksanaannya harus memenuhi syarat dan standar yang ditetapkan, termasuk penilaian kelayakan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Saya menilai ini pendekatan yang progresif dan sesuai semangat desentralisasi pendidikan,” kata Lalu di Jakarta. Sabtu, 11 Oktober 2025.

img_title Gandeng Kampus, BGN: MBG Laboratorium Hidup untuk Riset dan Kajian

Lalu menjelaskan bahwa penerapan dapur sekolah dapat memberikan fleksibilitas bagi sekolah dalam menyesuaikan menu dengan bahan pangan lokal dan kondisi geografis masing-masing daerah.

“Sekolah di wilayah terpencil atau daerah agraris memiliki potensi bahan pangan lokal yang bisa dimanfaatkan,” ujar Lalu, sebagaimana dikutip dari laman tvonenews.com.

img_title Hardiknas 2026, Mendikdasmen Tegaskan Pendidikan Harus Mencerdaskan Bangsa

“Dengan pendekatan school kitchen, kita bisa mengoptimalkan sumber daya dan meminimalkan kendala logistik,” sambung Lalu.

Lalu menambahkan, Komisi X DPR RI akan mendorong penyusunan regulasi khusus yang mengatur pelaksanaan MBG dengan konsep dapur sekolah.

“Komisi X DPR RI akan mendorong agar regulasi tentang pengelolaan MBG yang nantinya diterbitkan mencakup ketentuan teknis pelaksanaan school kitchen, standar mutu gizi, keamanan pangan, mekanisme pembinaan, serta skema insentif bagi sekolah yang lolos penilaian BGN,” pungkas Lalu.