Polisi Pastikan Terapis Wanita Tewas di Pejaten Tak Sedang Hamil
- https://www.istockphoto.com/id/foto/close-up-ekstrim-di-tangan-korban-yang-berdarah-masih-mayat-di-bawah-penutup-dan-di-gm1481911104-509069970?searchscope=image%2Cfilm
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Polisi terus menyelidiki penyebab kematian RTA, seorang terapis wanita yang ditemukan tewas di lahan kosong milik perusahaan mebel di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pukul 05.00 WIB. Kamis, 2 Oktober 2025.
Penemuan jasad korban sempat menghebohkan warga sekitar karena lokasinya berdekatan dengan gedung TIKI Pejaten.
Kepala Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Citra Ayu, memastikan bahwa korban tidak sedang hamil.
Pernyataan ini disampaikan setelah pihak kepolisian mendampingi proses autopsi yang dilakukan oleh tim dokter forensik.
“Hasil resminya kami masih menunggu, tapi saat kita dampingi proses autopsi, dokter menjelaskan korban tidak dalam keadaan hamil dan tidak pernah hamil juga,” kata AKP Citra. Sabtu, 11 Oktober 2025.
AKP Citra menambahkan, saat ini pihaknya masih menanti hasil lengkap autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Untuk penyebab kematian dan kondisi jenazah masih menunggu hasil autopsi, diketahui korban tidak dalam keadaan hamil,” ujar Kepala Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Dilansir dari viva.co.id
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, membenarkan penemuan jasad wanita tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan jejak telapak kaki di dinding gedung yang diduga milik korban.
“Kita masih duga antara dia loncat atau jatuh. Dari hasil sementara, dia sempat naik ke atas, ke dinding sebelah. Ada telapak kaki dia di gedung sebelah,” ungkap AKBP Ardian.
Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan kronologi dan motif di balik kematian RTA.