Bawaslu Kota Probolinggo Gelar Penguatan Kelembagaan, Guna Memperkuat Tata Kelola Pengawasan Berbasis Data Pilkada
- https://probolinggokota.go.id/berita-1-2/2025/bawaslu-kota-probolinggo-gelar-penguatan-kelembagaan-berbasis-data-pilkada
Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Probolinggo menggelar 'Penguatan Kelembagaan dengan Tema Evaluasi, Tantangan dan Strategi Penguatan Tata Kelola Pengawasan Berbasis Data Pilkada'.
Melansir dari situs Pemkot Probolinggo, kegiatan itu digelar pada hari Jumat, 10 Oktober 2025 sore di ruang pertemuan Bale Hinggil Probolinggo, Jawa Timur.
Ketua Bawaslu Kota Probolinggo Johan Dwi Angga menjelaskan penguatan kelembagaan merupakan kegiatan yang dilakukan seluruh kabupaten/kota dan provinsi se- Indonesia sebagai bentuk penguatan posisi Bawaslu yang tidak hanya berkerja saat jelang Pemilu atau Pilkada.
"Perlu diketahui bahwa kami tidak bekerja musiman, KPU melakukan PDPB (Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan) kami yang mengawasi, seperti yang kami sampaikan Bawaslu tidak bekerja mengawasi KPU tetapi bekerja melakukan pengawasan terhadap tahapan yang dilakukan KPU dalam proses Pemilu dan Pilkada," jelasnya.
Ia menuturkan, penguatan lembaga di Jawa Timur terbagi dalam 8 tema, kebetulan Kota Probolinggo mendapatkan tema Pengolahan Berbasis Data. Selain itu, Jawa Timur memiliki Rumah Data yang saat ini masih dinikmati oleh internal Bawaslu.
Dengan demikian, Johan berharap, Bawaslu dapat memberikan produk hasil dari Rumah Data bisa diakses dan ditampilkan kepada masyarakat, tetapi data yang tidak dikecualikan.
“Sehingga mahasiswa yang ingin melakukan penelitian atau masyarakat yang ingin melihat bagaimana Pemilu atau Pilkada dari kaca mata Bawaslu nggak usah repot - repot lagi mengajukan ke PPID, tapi cukup ngeklik dari rumah bisa dilihat," imbuhnya.
Sementara itu Pj. Sekda Kota Probolinggo Rey Suwigtyo, yang membacakan sambutan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, menyampaikan pentingnya data yang valid dan terpercaya sebagai sumber keberhasilan, yang turut menyukseskan Pemilu ataupun Pilkada.
"Data ini kan sumber segalanya, kalau data kita bagus, relevan, dapat dipercaya, apapun yang akan kita lakukan akan mencapai kebaikan, begitu juga sebaliknya," ujarnya.
Tiyok-Rey sapaan akrabnya ini, menjelaskan, bahwa tema ini mengawali 3 - 4 tahun sudah punya sumber data, Insyaallah Pemilu di Kota Probolinggo akan lebih baik dan partisipasi masyarakat akan meningkat karena data sudah siap.