Cak Imin Protes Keras Tayangan Trans7, Desak KPI Tindak Dugaan Pelecehan Kiai Lirboyo
- https://www.viva.co.id/foto/1854434-tayangan-xpose-trans7-diduga-lecehkan-pesantren-dan-kiai-cak-imin-desak-kpi-turun-tangan
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyoroti tayangan Xpose Uncensored di Trans7 yang dianggap menyinggung Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Tayangan tersebut menampilkan narasi yang dinilai tidak pantas dan merendahkan martabat kiai sepuh pesantren.
Cak Imin, yang juga menjabat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menyebut tayangan itu sebagai bentuk penggiringan opini negatif terhadap kalangan pesantren.
Bahkan Ketum PKB, meminta agar lembaga pengawas penyiaran segera menindaklanjuti kasus tersebut.
“Ya, kami menolak keras bentuk pengkambinghitaman yang muncul melalui tayangan tersebut,” kata Cak Imin. Selasa, 14 Oktober 2025.
Cak Imin juga menegaskan pentingnya peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dalam menegakkan etika penyiaran.
“Saya minta KPI segera turun tangan menindak hal ini,” ujar Muhaimin Iskandar. Dilansir dari tvonenews.com
Sebelumnya, potongan video dari program tersebut viral di media sosial dan menimbulkan reaksi keras dari warga Nahdliyin.
Tayangan itu memunculkan narasi yang dianggap merendahkan para kiai hingga muncul gerakan boikot terhadap Trans7.
Menanggapi polemik itu, Direktur Produksi Trans7, Andi Chairil, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pimpinan Ponpes Lirboyo, KH Anwar Mansyur, serta keluarga besar dan santri.
“Kami akui, ada kekurangan dalam proses penyuntingan karena tidak menelaah secara detail materi dari pihak luar,” ujar Direktur Produksi Trans7.
Andi menegaskan pihaknya tidak lepas tanggung jawab atas kekeliruan tersebut.
“Kami telah mengirim surat permohonan maaf kepada Gus Adib perantara kepada pimpinan Ponpes Lirboyo. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kami untuk lebih teliti di kemudian hari.” sambung Direktur Produksi Trans7.