Mensos Gus Ipul Ingatkan Penerima BLT Jangan Gunakan untuk Judi Online

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/364683-sekolah-rakyat-menjadi-pelopor-pemetaan-bakat-berbasis-ai-mensos-terobosan-besar-pendidikan-indonesia

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Pemerintah resmi menambah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 35 juta penerima manfaat dengan total anggaran mencapai Rp30 triliun. 

img_title 320 WNA Dibekuk Atas Kasus Judi Online Kini Diamankan di Kemenimipas

Program tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi akhir tahun 2025.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan agar bantuan tersebut digunakan sebagaimana mestinya, yakni untuk kebutuhan pokok masyarakat.

img_title Mensos: Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Putus Sekolah dan Keluarga Miskin

“Kami imbau kepada masyarakat penerima bantuan agar memanfaatkannya sesuai tujuan, yaitu membeli bahan pokok atau kebutuhan dasar,” kata Gus Ipul kepada wartawan, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Gus Ipul menyoroti masih adanya potensi penyalahgunaan dana bantuan untuk hal-hal yang tidak produktif.

img_title Usai Lawatan, Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Akselerasi Program Strategis Nasional

“Jangan sampai digunakan untuk hal yang tidak semestinya, apalagi untuk judol, judi online, atau sekadar beli pulsa. Prioritasnya tetap untuk kebutuhan rumah tangga,” sambung Mensos. Dilansir dari viva.co.id

Menurut Gus Ipul, keputusan Presiden Prabowo Subianto menambah penyaluran BLT didasari sejumlah pertimbangan, termasuk upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang akhir tahun.

“Ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan Presiden dalam memberikan tambahan bantuan ini,” ujar Mensos.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, penyaluran BLT dilakukan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia dengan nilai total Rp30 triliun.

Airlangga menambahkan, program ini berbeda dari BLT reguler yang disalurkan Kementerian Sosial setiap bulan melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Bantuan sembako kepada 20 juta lebih keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.