Program Magang Gelombang Kedua Resmi Dibuka Bulan Depan Kuota Capai 80 Ribu Peserta

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/378439-pemerintah-kaji-kenaikan-ump-2026-airlangga-sedang-proses

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Pemerintah bersiap membuka kembali program magang nasional gelombang kedua pada November 2025.

img_title Tarif Trump Dibatalkan MA, Presiden RI: Indonesia Hormati Politik Dalam Negeri AS

Pada kesempatan ini, jumlah kuota diperluas menjadi 80 ribu peserta untuk memberi lebih banyak kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja.

Program ini merupakan lanjutan dari gelombang pertama yang telah menarik minat tinggi masyarakat.

img_title Ada Beras dan Minyak Goreng, Pemerintah Bagikan Bantuan Pangan Rp11,92 Triliun Jelang Ramadan

Pemerintah menilai antusiasme besar dari para pendaftar menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap program peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja di berbagai sektor.

“Kemudian bulan depan akan dibuka kembali dan ditingkatkan menjadi 80.000 peserta magang,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Sabtu, 18 Oktober 2025.  

img_title Kejar Target 100 Ribu Peserta, Kemnaker Siapkan Pendaftaran Magang Nasional Batch 3!

Airlangga menegaskan seluruh peserta akan menerima uang saku setara upah minimum provinsi (UMP) di masing-masing daerah.

“Selain itu juga mendapat iuran untuk jaminan kehilangan kerja dan JKM, tanpa memotong uang saku yang diberikan pemerintah,” tambah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Dilansir dari viva.co.id

Airlangga mengungkapkan hingga kini sudah ada 1.666 perusahaan yang bergabung dalam program magang nasional ini, termasuk sektor swasta, BUMN, hingga lembaga pemerintah.

Sebelumnya, gelombang pertama program magang nasional telah dibuka pada 20 Oktober 2025 dengan total 26.181 lowongan dari berbagai perusahaan.

Program ini diharapkan mampu memperluas lapangan kerja produktif serta membantu lulusan baru mendapatkan pengalaman profesional di dunia industri, pemerintahan, maupun lembaga keuangan.