Respons Bojan Hodak Usai Diisukan Gantikan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
- www.tvonenews.com
Bandung, VIVA Banyuwangi –Rumor pergantian pelatih Timnas Indonesia kembali memanas setelah PSSI resmi memecat Patrick Kluivert usai gagal membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026. Nama pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, muncul sebagai satu di antara kandidat kuat pengganti sang pelatih asal Belanda tersebut.
Selain Hodak, beberapa juru taktik Super League lainnya juga dikaitkan dengan kursi panas Timnas Indonesia. Di antaranya pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza, pelatih PSIM Jean Paul van Gastel, juru taktik Dewa United Jan Olde Riekerink, hingga eks pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares.
Secara regulasi, sebenarnya tidak ada aturan yang mewajibkan pelatih klub Super League dilepas apabila mendapat tawaran melatih Timnas Indonesia.
I.League hanya mewajibkan klub melepas pemain yang dipanggil Timnas. Bahkan setiap pelatih klub telah menandatangani formulir komitmen mendukung program Timnas melalui LIAS.
Meski demikian, sejarah menunjukkan bahwa perpindahan pelatih dari klub ke Timnas bukan hal baru. Rachmad Darmawan sempat hampir menangani Persib sebelum akhirnya dilepas untuk melatih Timnas pada 2012.
Hal yang sama terjadi pada 2019 ketika Simon McMenemy langsung berpindah dari Bhayangkara FC untuk menggantikan Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Menanggapi kabar namanya menjadi calon suksesor Patrick Kluivert, Bojan Hodak memilih merespons singkat.
"Terima kasih dukungannya, no comment," kata Bojan Hodak. Dilansir dari laman tvonenews.com. Senin, 20 Oktober 2025.
Pelatih asal Kroasia tersebut memang memiliki rekam jejak mentereng. Hodak sukses membawa Persib Bandung meraih back to back juara, sekaligus pernah menangani Timnas Malaysia U-19.
Sementara itu setelah pemecatan Kluivert, PSSI dikabarkan segera menentukan pelatih baru untuk memimpin Timnas Indonesia dalam laga uji coba FIFA Matchday edisi November 2025 mendatang.