Siapkan Gen Z Hadapi Masa Depan, Kemendukbangga Integrasikan Materi Kependudukan ke Sekolah!

Deputi Kependudukan BKKBN Bonivasius Prasetya Ichtiarto
Sumber :
  • antaranews.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi –Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menyelenggarakan orientasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Program ini bertujuan memperkuat karakter siswa SMP dan SMA melalui materi seputar pembangunan keluarga, kependudukan, serta keluarga berencana.

img_title Gen Z dan Perangkap Tren Hedonis

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, menyatakan bahwa jumlah Generasi Z dan Post Gen Z di Indonesia sangat besar. Pemerintah perlu mempersiapkan pengembangan karakter generasi muda sedini mungkin agar mampu bersaing di masa depan.

“Nah, jumlah Gen Z dan Post Gen Z ini menjadi hal ancaman kita kalau seandainya data yang positif tadi tidak kita antisipasi dengan baik,” kata Bonivasius Prasetya dalam webinar orientasi SSK di Jakarta. Selasa, 21 Oktober 2025.

img_title 80 Tahun Merdeka! HUT RI di Istana Merdeka Dianggap Ajang Pesta Rakyat, Prof. Wiwie Sentil Generasi Z!

Bonivasius Prasetya menjelaskan bahwa prinsip dasar SSK adalah menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku. Materi SSK dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Materi tersebut mencakup konsep dasar kependudukan, program keluarga untuk berbagai usia, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga pencegahan stunting dan kesehatan reproduksi remaja. Program ini ditegaskan bukan merupakan mata pelajaran baru.

img_title Ketika Terlalu Lelah untuk Bahagia, Menguak Krisis Burnout di Kalangan Generasi Milenial dan Gen Z

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk tersebut menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif semua pihak di lingkungan sekolah.

“Program Sekolah Siaga Kependudukan ini tentunya memerlukan komitmen yang tinggi, perlu kerja sama yang kuat, bukan hanya dari kepala sekolah ataupun guru-gurunya, tapi juga bagaimana melibatkan anak-anak murid kita,” kata Bonivasius Prasetya, seperti dilansir dari antaranews.com.