Menkeu Siapkan Anggaran Jip Maung, Pencairan Dana Kini Tunggu Kesiapan Industri!

Menkeu Purbaya usai temui 12 fund manager di Kemenkeu
Sumber :
  • antaranews.com

Jakarta, VIVA BanyuwangiMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan kesiapan anggaran untuk pengadaan kendaraan dinas jenis Maung bagi para menteri dan wakil menteri. Namun, realisasi penyaluran anggaran tersebut masih menunggu kesiapan dari industri produsen, yaitu PT Pindad.

img_title Kemenkeu Ungkap Kondisi Kesehatan Menkeu Purbaya: Beliau Sehat-sehat Saja

Menurut Purbaya, pemerintah sebetulnya telah menyiapkan alokasi dana pada tahun ini. Akan tetapi, pelaksanaannya terpaksa ditunda karena kapasitas produksi PT Pindad dinilai belum memadai untuk memenuhi permintaan tersebut.

“Tahun ini harusnya ada (anggaran), tapi rupanya kapasitas (PT Pindad) belum cukup. Jadi, (anggaran) dibalikkan tahun ini,” kata Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. Selasa, 21 Oktober 2025.

img_title Prabowo Gelar Ratas di Hambalang Bahas Soal Buruh, Pendidikan hingga Pertahanan

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa pencairan anggaran sangat bergantung pada kesiapan PT Pindad sebagai produsen kendaraan tersebut.

“Tergantung industrinya. Kalau saya kan targetkan uangnya ada. Nanti kalau saya masuk ke industri, dibilang ikut campur. Tapi kami siap,” ujar Purbaya, seperti dilansir dari antaranews.com.

img_title Peringati Hari Buruh, Presiden Prabowo Canangkan 4 Kebijakan Baru untuk Tenaga Kerja

Rencana pengadaan kendaraan Maung ini sebelumnya diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Senin, 20 Oktober 2025. Presiden Prabowo mengungkapkan kebanggaan atas kemampuan Indonesia memproduksi kendaraan jenis jip yang sudah digunakan oleh pejabat dan perwira TNI.

Presiden Prabowo bahkan menginstruksikan agar penggunaan Maung diperluas di lingkungan pemerintahan.

"Dan sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua. Saya enggak mau tahu," tegas Presiden dalam pidato tersebut.

Lebih jauh, Presiden Prabowo menuturkan bahwa pemerintah juga telah memulai langkah untuk menghadirkan mobil buatan Indonesia sepenuhnya dalam tiga tahun ke depan, termasuk menyiapkan alokasi dana dan lahan untuk pembangunan pabrik.