Komisi X DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Manfaat Bahasa Portugis di Sekolah

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian
Sumber :
  • https://www.viva.co.id/foto/1850454-marak-siswa-keracunan-mbg-dpr-minta-mendikdasmen-segera-koordinasi-dengan-bgn

Jakarta, VIVA BanyuwangiKomisi X DPR RI menanggapi rencana Presiden Prabowo Subianto yang berencana memasukkan pelajaran bahasa Portugis ke dalam kurikulum sekolah di Indonesia.

img_title Peringati Hari Buruh, Presiden Prabowo Canangkan 4 Kebijakan Baru untuk Tenaga Kerja

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian, menyebut pihaknya menyambut baik gagasan tersebut karena dapat membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan dan kerja sama internasional.

Namun Lalu menegaskan perlunya kajian yang matang sebelum kebijakan itu diterapkan.

img_title Ojol Sumringah, Prabowo Teken Perpres Potongan Aplikator 8% hingga Wajibkan Perlindungan Jaminan Sosial

Menurut Lalu Hadrian, setiap penambahan bahasa asing dalam sistem pendidikan harus memiliki tujuan yang jelas serta manfaat konkret bagi pelajar Indonesia.

Lalu mengingatkan agar pengajaran bahasa Portugis tidak hanya menjadi program simbolis tanpa arah strategis.

img_title Bakal Hadiri Puncak Hari Buruh 2026 di Monas, Menaker: Presiden Siapkan Hadiah Bagi Buruh

“Pengajaran bahasa Portugis harus punya dasar yang jelas, baik dari manfaat strategis, hubungan diplomatik, maupun relevansinya bagi masa depan siswa,” ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI. Kamis, 23 Oktober 2025.

Meski demikian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI menilai kebijakan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi daya saing pelajar Indonesia di tingkat global.

“Kami mendukung kebijakan yang bisa meningkatkan daya saing pelajar Indonesia, asal direncanakan dengan matang dan tetap mengutamakan bahasa Indonesia,” tambah Lalu. Dilansir dari tvonenews.com

Lalu Hadrian juga mengingatkan agar bahasa Indonesia tetap menjadi prioritas utama dalam pendidikan nasional sebagai bentuk identitas bangsa.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI berharap rencana pengajaran bahasa Portugis tidak menggeser posisi bahasa Indonesia dalam sistem pendidikan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan keputusan memasukkan bahasa Portugis sebagai mata pelajaran prioritas dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Negara, Jakarta.

“Sebagai bukti bahwa kami memandang Brasil sangat penting, saya telah memutuskan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa disiplin pendidikan Indonesia,” ujar Prabowo.