Kronologi Atap Pesantren di Besuki Roboh, 1 Santriwati Meninggal Dunia

atap asrama putri yang roboh di Besuki
Sumber :
  • Dokumentasi Humas BPBD/ VIVA Banyuwangi

Situbondo, VIVA Banyuwangi – Satu santriwati Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Syekh Abdur Qodir Jailani Dusun Bataan Desa Blimbing Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo meninggal dunia akibat tertimpa atap asrama yang roboh pada Rabu malam, 29 Oktober 2025.

img_title Satpolairud Situbondo Perketat Pengawasan Pengiriman Hewan Ternak di Pelabuhan Kalbut Jelang Idul Adha

Korban berinisial PH (13), warga Dusun Rawan Desa Blimbing Kecamatan Besuki yang tengah beristirahat saat peristiwa terjadi. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo Sruwi Hartanto mengatakan sebanyak 19 santri putri tertimpa reruntuhan atap saat peristiwa terjadi. 

img_title Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Dibekuk, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Resmi Dicabut

“Ada 19 yang tertimpa. 14 diantaranya tidak apa-apa. 5 sempat dilarikan ke rumah sakit dan satu orang meninggal dunia,” terang Kalaksa BPBD Situbondo.  

Sruwi menyebut, 5 santri yang terluka dibawa ke dua rumah sakit berbeda yakni RS Jatimed dan Rumah Sakit Umum Besuki.   

img_title Pesona Bendung Bajulmati: Melepas Penat di Bawah Rindangnya Hutan Belantara

Menurutnya, atap asrama putri yang roboh disebabkan oleh hujan deras dan angin kencang. Selain atap asrama putri, tidak ada bangunan lain yang terdampak.   

“Sejak pukul 23.00 WIB hujan dan angin kencang, lalu pada pukul 01.00 ada laporan atap asrama roboh dan menimpa santri yang sedang beristirahat,” lanjut Sruwi. 

Pada saat kejadian, pengasuh ponpes KH. Muhammad Hasan Ainul Ilmi mengaku mendengar suara gemuruh di bagian belakang. Salah satu santri kemudian melapor bahwa atap asrama santri putri di lantai 2 ambruk dan langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit. 

Setelah dievakuasi, korban PH dinyatakan meninggal sekira pukul 06.00 WIB di RSIA Jatimed dan sudah dikebumikan pada pukul 08.00 WIB. 

Pihak berwajib masih terus menyelidiki penyebab runtuhnya atap bangunan, sementara keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.