Program Makanan Bergizi Gratis Dongkrak Kehadiran Siswa di SKH 01 Kota Serang

Program makanan bergizi gratis dongkrak kehadiran siswa
Sumber :
  • https://www.antaranews.com

Serang, VIVA Banyuwangi – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan di Sekolah Khusus Negeri (SKH) 01 Kota Serang, Banten, dinilai membawa dampak positif terhadap peningkatan tingkat kehadiran siswa berkebutuhan khusus di sekolah tersebut.

img_title Pemkot Pariaman Paksa Evakuasi Warga di Pungguang Ladiang Akibat Banjir Sungai Batang Mangor

Wakil Kepala SKH 01 Kota Serang Bidang Humas, Agus Helfi Rahman mengatakan meski belum dilakukan penelitian resmi, pengamatan harian menunjukkan adanya peningkatan signifikan sejak program mulai diterapkan.

“Kalau dilihat sepintas dari hari ke hari, MBG cukup mempengaruhi tingkat kehadiran siswa. Memang belum diteliti secara mendalam, tapi efeknya terasa,” ujar Agus di Serang. Rabu, 29 Oktober 2025.

img_title 60 Siswa di Jakarta Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, Sebagian Besar Karena Bakteri

Melansir dari laman antaranews.com, sebelum program berjalan, jumlah siswa yang hadir rata-rata sekitar 150 orang setiap hari. Kini, dari total 272 siswa terdaftar di Dapodik, kehadiran harian meningkat menjadi sekitar 200 anak.

Agus menuturkan antusiasme siswa sangat tinggi terhadap program yang mulai berlangsung pada April 2025 itu. Bahkan, mereka tak segan menyuarakan protes kecil jika makanan belum tiba pada waktunya.

img_title Puluhan Siswa SD di Pasar Rebo Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Gratis

“Jelang istirahat sudah ada suara-suara dari kelas, ‘MBG Bu, MBG Pak’. Ada yang sambil ketuk pintu seperti demo kecil-kecilan,” kata Agus.

Agus berharap program ini dapat terus dilanjutkan karena tidak hanya mendorong partisipasi belajar, tetapi juga memperbaiki kondisi kesehatan anak dan meringankan beban ekonomi keluarga.

Selain meningkatkan kehadiran, sekolah juga mulai menyesuaikan menu untuk kebutuhan khusus. Sejak Oktober, penyedia makanan bekerja sama dengan pihak sekolah menerapkan diet khusus bagi siswa penyandang autisme dan ADHD untuk menghindari kandungan pemicu hiperaktivitas.