Bayi Malang di Banyuwangi Dikubur Hidup-Hidup Orang Tuanya
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Entah apa yang ada dalam benak seorang ibu yang nekat mengubur hidup-hidup anak ke limanya.
Bayi malang yang berjenis kelamin perempuan tersebut diduga dikubur tidak lama setelah dilahirkan.
Suasana gempar langsung menyelimuti warga di dusun Krajan 1, Rt 05 Rw 2, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Senin, 3 November 2025.
Pasutri tetangga mereka nekat melakukan aksi di luar nalar sebagai orang tua pada umumnya.
Pasangan Muhlisin dan Sholehah mengubur hidup-hidup anak kelimanya tidak lama setelah dilahirkan.
"Tetangga tanya, kok perutmu kecil. Apakah kamu sudah melahirkan?," ujar seorang warga, Nini Anie.
Pertanyaan tersebut ternyata dijawab ibu kandung korban, Sholehah bahwa anaknya telah lahit dan dibuang ke sungai.
"Saya bersama warga kemudian melakukan penelusuran di lokasi yang ditunjuk," tutur Nini Anie pada VIVA News.
Di lokasi tersebut, warga menemukan selimut dan bantal yang dipenuhi darah yang diduga ada kaitannya dengan pengakuan suami Muhlisin tersebut.
"Kami akhirnya kami desak dan kemudian mengaku kalau bayinya dikubur di belakang rumah," kata Nini Anie di lokasi kejadian.
Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan melalui Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo, Aipda Oktorio Wisnu Pradana Membenarkan informasi tersebut.
"Pelaku dan saksi sudah kami amankan di polsek untuk dimintai keterangan," tandas Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan melalui Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo, Aipda Oktorio Wisnu Pradana.
Saat ini, bayi malang tersebut dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk dilakukan otopsi.