Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Bayi Dikubur Orangtuanya di Banyuwangi
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Pasca penemuan bayi yang dikuburkan orang tuanya sendiri, polisi langsung mengamankan pasangan suami istri (pasutri) yang merupakan orang tua kandung korban. Sedangkan jasad malang korban pembunuhan orang tuanya sendiri tersebut kini berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan.
Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Wongsorejo masih mendalami kasus dugaan pembunuhan bayi oleh kedua orang tua kandungnya sendiri. Selasa, 4 November 2025.
Pemeriksaan intensif masih dilakukan secara marathon pada kedua orang tua kandung korban, pasangan Muhlisin dan Sholehah.
Selama 24 jam penuh, penyidik Reskrim Polsek Wongsorejo terus mengorek keterangan dari terduga pelaku pembunuhan.
“Hingga saat ini, pengakuan dari kedua pelaku masih itu-itu saja. Penguburan dilakukan karena bayi terlahir dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan.
Polisi menganggap, pengakuan tersebut bukanlah menjadi pembenaran atas aksi sadis yang dilakukan warga Dusun Krajan 1, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini.
“Mereka sah-sah saja mau bilang apa tapi nanti perlu ada pembuktian foreksik atas pengakuan tersebut. Sampai saat ini masih diperiksa oleh anggota Reskrim Polsek Wongsorejo,” tutur AKP Eko Darmawan pada VIVA News.
Pemeriksaan secara medis pada jasad korban juga dilakukan pihak kepolisian guna mencari tahu penyebab pasti kematian bayi malang tersebut.
“Jasad korban sekarang ada di RSUD Blambangan untuk dioutopsi. Hasil outopsi nanti juga bisa jadi barang bukti pengungkapan kasus ini,” kata Kapolsek Wongsorejo. Selasa, 4 November 2025.
Sebelumnya, warga digemparkan dengan penemuan jasad bayi yang baru dilahirkan dalam kondisi terkubur di belakang rumahnya.
Penemuan tersebut bermula saat ibu kandung korban, Sholehah yang diketahui warga sedang dalam kondisi hamil tiba-tiba perutnya mengecil.
“Saat ditanya, anaknya sudah dilahirkan tapi dibuang di tepi sungai. Warga kaget dengan pengakuan tersebut,” jelas Nini Aniye.
Sejumlah warga pun melakukan pembuktian dengan menelusuri lokasi yang ditunjukkan oleh ibu yang baru melahirkan anak ke 5 tersebut.
“Warga menemukan selimut dan bantal berdarah. Saat didesak lagi, Sholehah mengaku sudah mengubur anaknya di belakang rumah,” ungkap Nini Aniye pada polisi.