Situbondo jadi Lokasi Pembangunan Pusat Latihan Militer Terintegrasi 3 Matra, Bupati: Ini Berkah
- Dokumentasi Humas Pemda/ VIVA Banyuwangi
Situbondo, VIVA Banyuwangi – Wilayah Kabupaten Situbondo ditetapkan menjadi lokasi pembangunan pusat latihan militer terintegrasi 3 matra dan bandara militer.
Hal tersebut dipastikan dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 yang bertempat di Surabaya, Selasa 4 November 2025.
Mendengarnya, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyebut rencana pembangunan ini sebagai berkah besar bagi daerahnya.
“Akan dibangun fasilitas militer internasional di Situbondo. Ini berkah besar,” ujar Yusuf Rio pada Rabu 5 November 2025.
Pembangunan fasilitas militer di Situbondo disebut menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang memiliki pusat latihan militer internasional 3 matra.
Oleh sebab itu Bupati yang akrab disapa Mas Rio sangat menyambut rencana pembangunan fasilitas militer karena menurutnya hal ini akan membuka peluang besar untuk mendukung kemajuan Situbondo.
“Akan ada bandara dan tempat latihan 3 matra Angkatan Laut, Darat dan Udara. Meskipun bandara militer, tapi bisa digunakan untuk kepentingan swasta atau sipil juga. Ini akan membuka banyak peluang untuk membangun daerah,” lanjut Mas Rio.
Berdasarkan hasil keputusan, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin memaparkan kawasan latihan terpadu akan dibangun di lahan seluas lebih dari 340 hektar di wilayah timur Situbondo.
“Area latihan terintegrasi tiga mantra yang akan dibangun di Situbondo cukup luas, kurang lebih sampai 340 hektar. Akan ada lebih dari 43 fasilitas instalasi,” ungkap Mayjen Rudy Saladin dikutip dari hasil Rapat Forkopimda Jawa Timur Tahun 2025.
Bupati berharap rencana pembangunan ini akan memperkuat posisi strategis di sektor pertahanan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Situbondo.