Bojan Hodak Ngaku Murka Sebelum Persib Lakukan Epic Comeback Lawan Selangor FC di ACL 2
- https://persib.co.id/article-details/persib-siap-kerahkan-kemampuan-terbaik
Selangor , VIVA Banyuwangi – Persib Bandung menciptakan kisah luar biasa di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 setelah sukses melakukan comeback dramatis atas Selangor FC . Tertinggal dua gol di babak pertama, tim asuhan Bojan Hodak menjanjikan keadaan dan menang 3-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion MBPJ, Malaysia. Kamis, 6 November 2025.
Selangor FC sempat unggul cepat lewat gol Chrigor Moraes dan gol bunuh diri Patricio Matricardi. Kondisi itu membuat situasi kian sulit bagi Maung Bandung di babak pertama.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, tidak menutupi rasa kesalnya terhadap performa anak asuhnya di awal pertandingan. Hodak menilai para pemain tampil tanpa fokus dan agresivitas.
"Kami memulai dengan tidak fokus ke permainan, kami memulai pertandingan tanpa agresivitas. Jadi untuk saya, ketinggalan 0-2 itu tentunya hasil yang buruk dan setelah 30 menit kami mulai bisa bermain," ujar Bojan Hodak dalam jumpa pers seusai laga di Stadion MBPJ, Malaysia. Dilaporkan dari tvonenews.com.
Setelah tertinggal dua gol, Hodak rindu anak asuhnya untuk bermain lebih tenang dan sabar dalam membangun serangan. Upaya tersebut mulai terlihat saat beberapa peluang tercipta menjelang akhir babak pertama, meski belum membuahkan hasil.
Kebangkitan Persib terjadi di babak kedua. Gol pertama dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-49 melalui situasi kemelut di depan gawang. Gol tersebut memantik semangat para pemain untuk terus menekan pertahanan tuan rumah.
"Di babak kedua, andai kiper mereka tidak melakukan penyelamatan, mungkin ada 6-7 gol yang bisa tercipta. Jadi saya merasa senang, kami menang 3-2 dan yang paling penting adalah tiga poin," ucap Hodak.
Pelatih asal Kroasia itu menilai kelelahan juga menjadi faktor utama penurunan performa di babak pertama. Namun setelah jeda, para pemain mulai mampu menyesuaikan diri dan bermain lebih lepas.
"Kami juga bermain setiap 4-5 hari dan menurut saya cuacanya lebih panas dari Bandung. Jadi mungkin di awal kami tak cukup siap. Kami di babak kedua kami bisa mulai rileks dan bisa mencetak gol," kata Hodak.