Gangguan Ular Terjadi Dua Kali di Wilayah Mayangan Kota Probolinggo

Evakuasi ular di jl. WR Soepratman
Sumber :
  • Dokumentasi Damkar Kota Probolinggo/ VIVA Banyuwangi

Probolinggo, VIVA Banyuwangi – Dalam dua hari berturut-turut, warga di wilayah Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo digegerkan dengan kemunculan ular yang masuk ke area permukiman. Kedua kejadian tersebut berlangsung di Kelurahan Mangunharjo pada hari Selasa, 11 November 2025 dan Rabu, 12 November 2025.

img_title Peka Bahaya, Anggota Damkar Probolinggo Pergoki Warga Bakar Lahan yang Nyaris Merembet ke Rumah

Peristiwa pertama terjadi pada Selasa malam, di Jl. Wr. Soepratman, Kelurahan Mangunharjo. Seorang warga melaporkan adanya ular yang memasuki rumahnya melalui Call Center 112.

Petugas segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi secara hati-hati. Sekira pukul 18.45 WIB, ular berhasil diamankan dan situasi di lokasi kembali kondusif. Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, jarak lokasi dari pos sekitar 1,5 kilometer, dengan kondisi cuaca cerah.

img_title Rumah Kosong di Perum Himalaya Probolinggo Terbakar, Diduga Korsleting dari Kipas Angin

“Pencarian ular agak lama karena berada di bawah lemari di Gudang. Banyaknya barang menghambat, Ketika berhasil ditangkap ular lepas lagi dan berpindah ke bawah lemari lainnya,” ujar Komandan regu 1, Soleh Hermanto pada Banyuwangi.viva.co.id.

Penanganan gangguan hewan liar ular di jl brigjen katamso

Photo :
  • Dokumentasi Damkar Kota Probolinggo/ VIVA Banyuwangi

img_title Hindari Risiko Kebakaran, Begini Taktik Senyap Regu 4 Damkar Evakuasi Tawon Malam Hari

Keesokan harinya pada hari Rabu pagi, laporan serupa kembali diterima dari warga Jl. Brigjen Katamso Kelurahan Mangunharjo. Seorang warga bernama Muslikah menemukan ular di dalam rumahnya sekira pukul 09.00 WIB. 

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pencarian dan berhasil mengevakuasi ular dengan aman sekira pukul 09.12 WIB. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan mendung.

Kedua ular yang dilaporkan merupakan jenis ular sawah. Peristiwa ini menunjukkan meningkatnya potensi kemunculan hewan liar di wilayah permukiman, terutama saat perubahan musim. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor menemukan hewan berbahaya agar dapat ditangani dengan aman oleh petugas.

“Segera hubugi call center 112 atau langsung telpon ke kantor dambar di saluran (0335) 421113,” tutup Soleh.