Tanggapan Ketua Badan Tim Nasional Soal Road Map ‘Garuda Membara’ Beredar di Medsos
- www.tvonenews.com
Jakarta, VIVA Banyuwangi –Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan tanggapan terkait mencuatnya dokumen berjudul road map "Garuda Membara" yang beredar di media sosial.
Meski isu tersebut ramai dibahas publik, manajer Timnas Indonesia itu mengaku belum bisa memberikan klarifikasi karena belum mengetahui sumber awal dokumen tersebut.
Dokumen yang beredar tersebut menampilkan peta jalan pengembangan Timnas Indonesia hingga 2034. Satu di antara poin yang paling menarik perhatian adalah target lolos ke Piala Dunia 2030.
Isu itu muncul sekitar satu bulan setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 usai kalah dari Arab Saudi dan Irak di Stadion King Abdullah Sport City.
Road map tersebut memaparkan fondasi strategi bertajuk "Menyatukan dan Menginspirasi Bangsa". Identitas tim digagas lewat tiga pilar: unity (kebersatuan), bravery (keberanian), dan excellence (kesempurnaan).
Misinya adalah membangun sistem yang terhubung untuk melahirkan generasi pemain baru yang mampu membawa Indonesia menembus delapan besar Asia, rutin tampil di Piala Dunia, dan menjaga peringkat FIFA pada rentang 60–70.
Pada fase awal, program ini berfokus sejak 2026, yang mencakup target mencapai delapan besar Piala Asia, menembus peringkat 110 FIFA, hingga mempersiapkan skuad U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia 2027.
Road map tersebut juga menempatkan pemain terbaik U-20 dan U-23 agar terhubung ke tim senior, memastikan U-17 serta U-20 lolos Piala Asia, dan mengembangkan jalur pembinaan lewat peluncuran tim U-15 dan U-16.
Selain itu, direncanakan pendirian Pusat Talenta Regional U-14 dan U-15 di empat wilayah sebagai penguatan jaringan scouting nasional.
Menanggapi seluruh isu tersebut, Sumardji memilih berhati-hati. Sumardji menyebut belum dapat memastikan keaslian dokumen yang beredar.
"Belum bisa menjawab, saya tidak akan komentar berkaitan dengan itu. Karena sumbernya dari mana saya juga belum tahu loh ini. Ya kan? Sumbernya dari mana? Apakah sumber dari PSSI?," kata Sumardji kepada wartawan saat latihan timnas U-22 Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. Senin, 17 November 2025.
"Ya tanyakan sumbernya pertama dari mana. Saya juga belum tahu kok. Karena memang belum dikasih tahu," tutup Sumardji terkait kevalidan dokumen itu. Dilansir dari tvonenews.com.