Menhan Sjafrie Sebut Patung Sudirman di Jepang Simbol Persahabatan Abadi
- Dok. Kemhan RI
Militer, VIVA Banyuwangi –Kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, ke Jepang dalam rangka Pertemuan 2+2 membawa makna mendalam bagi hubungan diplomatik kedua negara. Di sela-sela agenda strategis tersebut, Menhan Sjafrie menegaskan pentingnya simbol-simbol sejarah sebagai pengikat persahabatan.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Jumat, 21 November 2025, Menhan Sjafrie menyempatkan diri untuk mengunjungi dan memberikan penghormatan kepada Patung Jenderal Sudirman yang berdiri kokoh di area Kementerian Pertahanan Jepang. Kunjungan penghormatan ini dilaksanakan pada Senin, 17 November 2025.
Keberadaan patung Jenderal Sudirman di Negeri Sakura tersebut dinilai bukan sekadar ornamen sejarah, melainkan pengakuan internasional atas nilai perjuangan, keberanian, dan kehormatan yang diwariskan oleh Jenderal Sudirman.
Dalam keterangannya, Menhan Sjafrie menekankan bahwa patung ini merefleksikan ikatan emosional yang kuat antara Indonesia dan Jepang, mengingat latar belakang Jenderal Sudirman yang pernah mengenyam pendidikan militer di PETA (Pembela Tanah Air) bentukan Jepang.
“Kunjungan saya ke Sudirman Statue menjadi momen yang sarat makna. Bukan hanya sebagai simbol persahabatan Indonesia-Jepang, tetapi juga sebagai pengingat akan jejak sejarah Jenderal Sudirman dalam membangun kemandirian pertahanan bangsa,” ujar Menhan Sjafrie.
Menhan menambahkan, semangat disiplin dan kejuangan yang dimiliki Jenderal Sudirman, yang juga dipengaruhi oleh didikan PETA, telah menjadi budaya militer yang terus menjadi semangat pengabdian Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga saat ini.