Bulog Distribusi Pasokan Beras ke Daerah Terisolasi di Aceh, Sumbar dan Sumut Melalui Jalur Udara
- www.anataranews.com
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kesiapan lembaganya untuk menggunakan jalur udara dalam memperkuat distribusi beras ke wilayah terdampak banjir di daerah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Langkah ini disiapkan sebagai antisipasi apabila akses darat terputus dan daerah tujuan terisolasi.
Menurut Ahmad Rizal, pengalaman dirinya saat menjadi Komandan Satgas Penanganan Bencana menunjukkan bahwa distribusi darat sering kali terkendala lumpur, jalan amblas, maupun jembatan putus.
Karena itu, pemanfaatan pesawat maupun helikopter menjadi opsi strategis untuk memastikan suplai pangan tetap tiba tepat waktu di daerah terisolasi.
"Jadi kami pernah sebagai Komandan Satgas Penanganan Bencana, untuk (distribusi pangan) di lokasi-lokasi yang terisolir (menggunakan jalur udara)," kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramadhani di Jakarta.
Dirut Bulog menyatakan pentingnya memberikan pemahaman berkaitan denga pentingnya mobilisasi cepat khususnya menuju lokasi bencana yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Ahmad Rizal menjelaskan Bulog memperkuat koordinasi dengan TNI yang memiliki pesawat dan helikopter, serta Basarnas yang berpengalaman dalam operasi pencarian dan pertolongan. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk memastikan bantuan pangan tersalurkan secara aman dan efektif.
"Kami bersinergi dengan teman-teman dari TNI yang memiliki alutsista, baik pesawat ataupun helikopter biasanya, termasuk juga teman-teman dari Basarnas," ucap Ahmad Rizal. Sabtu, 29 November 2025.
Tidak hanya itu, Bulog juga membuka peluang kerja sama dengan perusahaan lokal yang memiliki armada udara untuk mempercepat proses distribusi.
"Nanti ada mungkin di masing-masing daerah itu ada perusahaan-perusahaan yang memiliki heli ataupun pesawat-pesawat dan lain sebagainya sehingga ini bisa diperbantukan. Biasanya seperti itu," imbu Dirut Bulog.
Dirut Utama Bulog, Ahmad Rizal memastikan bahwa 1.245.255 kilogram (1.245 ton) beras telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak banjir selama 14 hari di Aceh, Sumbar, dan Sumut.
Jumlah tersebut sesuai dengan pengajuan dari BPBD provinsi, berdasarkan data jumlah jiwa terdampak dan standar jatah konsumsi harian yang ditetapkan pemerintah.
"Total untuk dukungan beras 14 hari ke depan di tiga provinsi adalah 1.245.255 kilogram beras," tegas Dirut Ahmad Rizal, sebagaimana dilansir dari antaranews.com.