Kesalahan Fatal Material, Besi Ulir 13 Diganti Besi Polos 12 di Proyek KDMP Desa Bimorejo
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Sepekan sudah pengerjaan proyek pembangunan Koperasi Desa merah Putih (KDMP) Desa Bimorejo masih terhenti. Kodim Banyuwangi sebagai penanggungjawab proyek, sengaja menghentikan tahapan proyek karena ditemukan dugaan kesalahan penggunaan material oleh pekerja proyek atas koordinasi mandor atas nama Sugianto.
“Kata Babinsa (Desa Bimorejo) yang cerita ke saya, kesalahan pada penggunaan besi. Berbeda dengan ukuran yang seharusnya,” ujar Kepala Desa Bimorejo, Maksum.
Dalam pelaksanaan proyek pembangunan KDMP besi yang digunakan untuk penguat bangunan seharusnya menggunakan ukuran 13 berbentuk ulir.
Namun saat dilakukan inspeksi mendadak oleh penangung jawab dari jajaran Kodim Banyuwangi ditemukan penggunaan besi yang tidak sesuai ukuran.
Besi yang digunakan oleh pekerja proyek untuk penguat bangunan berupa besi polos dengan ukuran 12 atas koordinasi mandor Sugianto.
“Ukuran yang digunakan (oleh pekerja proyek) ini berbeda dengan ukuran yang diwajibkan oleh Kodim. Jadi dianggap menyalahi penggunaan material,” tutur Kades Bimorejo. Minggu, 14 Desember 2025.
Pembangunan KDMP Desa Bimorejo dihentikan
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Karena adanya perbedaan penggunaan besi inilah, jajaran Kodim Banyuwangi langsung menghentikan segala kegiatan pembangunan proyek KDMP Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
“Langsung (dihentikan) itu. Saat itu ada kunjungan dari Kodim Banyuwangi, saya lupa namanya. Ya saat itu juga langsung dihentikan, tidak boleh dilanjutkan,” kata Maksum pada VIVA News.
Mandor proyek pembangunan KDMP Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur Sugianto mengakui adanya kesalahan dalam penggunaan material bangunan.
“Iya benar, memang dihentikan karena ada kesalahan penggunaan material. Saya belum tahu sampai kapan,” jelas Mandor pembangunan proyek KDMP Desa Bimorejo, Sugianto saat ditemui VIVA News di rumahnya.
Dalam kesempatan yang berbeda, Bintara Penerangan Kodim Banyuwangi, Sertu Arif Andoyo mengaku masih menunggu laporan lengkap dari Babinsa Bimorejo.
“Untuk penjelasan detailnya, saya masih menunggu laporan dari Babinsa (Bimorejo) karena mereka yang langsung di lapangan,” jelas Bintara Penerangan Kodim Banyuwangi, Sertu Arif Andoyo pada VIVA News.
Proses pembangunan KDMP di Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur telah dihentikan jajaran Kodim Banyuwangi sejak sepekan terakhir.