Bayi 29 Hari Meninggal Akibat Hipotermia di Gaza, MSF Desak Pembukaan Akses

Warga sipil Gaza meratapi jenazah anaknya
Sumber :
  • Reuters/Mohammed Salem

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Organisasi medis kemanusiaan internasional, Doctors Without Borders atau Médecins Sans Frontières (MSF), mengeluarkan peringatan keras terkait ancaman cuaca dingin ekstrem yang melanda Jalur Gaza. MSF mendesak otoritas Israel untuk segera meningkatkan akses bantuan kemanusiaan guna menolong warga Palestina yang kini menghadapi kondisi musim dingin mematikan.

img_title SABDA AI AISNU Jawa Timur Bekali Santri dan Media Pondok dengan Keterampilan Video AI

Krisis ini telah memakan korban jiwa dari kelompok paling rentan. Seorang bayi laki-laki berusia 29 hari dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Nasser, Gaza Selatan, hanya dua jam setelah tiba di bangsal anak yang didukung oleh MSF.

Kondisi bayi tersebut sangat kritis saat pertama kali dievakuasi. Tim medis menyatakan bahwa paparan suhu dingin yang ekstrem menjadi penyebab utama kematian.

img_title Langkah-Langkah Mengganti Ban Mobil Kempes di Pinggir Jalan

“Terlepas dari seluruh upaya perawatan, bayi tersebut tidak dapat diselamatkan. Ia meninggal akibat hipotermia berat,” tegas MSF dalam pernyataan resminya, Minggu. 21 Desember 2025

Kematian bayi tersebut menjadi alarm bagi tim medis di lapangan. MSF mencatat adanya lonjakan signifikan pada kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit ini diprediksi akan terus meningkat sepanjang musim dingin dan menjadi ancaman serius bagi anak-anak di bawah usia lima tahun.

img_title Cara Memperbaiki Kipas Angin Mati Total & Putaran Lemah

Kondisi ini diperparah oleh buruknya sanitasi dan kepadatan di tempat pengungsian. Ratusan ribu warga Palestina saat ini terpaksa bertahan hidup di dalam tenda-tenda darurat yang rapuh. Hujan lebat serta badai parah yang melanda belakangan ini telah merendam tenda-tenda tersebut, sehingga warga kehilangan satu-satunya tempat berlindung dari suhu dingin.

Menanggapi situasi yang kian memburuk, MSF menyerukan kepada otoritas Israel untuk segera mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan dalam skala besar dan lebih intensif. Bantuan yang mendesak dibutuhkan saat ini meliputi alat pemanas, selimut, pakaian musim dingin, serta suplai medis khusus untuk menangani penyakit akibat cuaca dingin.

MSF menegaskan bahwa tanpa adanya pembukaan akses bantuan yang memadai, tragedi serupa akan terus berulang dan angka kematian anak di Gaza akan terus bertambah selama musim dingin berlangsung.