Kandang Ayam Program Ketahanan Pangan Desa Bimorejo Ambruk, Kerugian Capai 44 Juta
- Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Kandang ayam program ketahanan pangan Desa Bimorejo tiba-tiba roboh saat cuaca dalam kondisi baik-baik saja. Akibat peristiwa tersebut, kandang ayam senilai 44 juta rupiah tersebut kita rata dengan tanah.
Robohnya kandang ayam program ketahanan pangan jelas terlihat di Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Minggu, 21 Desember 2025.
Atap bangunan yang terbuat dari asbes ambruk kebawah dan menimpa kayu penahan yang berasal dari pohon kelapa.
Beberapa pondasi bangunan dalam bentuk cor juga terlihat rusak akibat kayu tercabut dari dalam serta tertimpa material bangunan kandang ayam.
“Kejadian sekitar pagi tadi cuman pastinya saya kurang tahu. Ini baru saja cek lokasi bersama Kades dan Bumdes,” ujar Sekertaris Desa Bimorejo, Samsul Rizal.
Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi kejadia dalam kondisi normal hingga kecil penyebab robohnya kandang ayam tersebut akibat bencana puting beliung.
“Setahu saya kondisi cuaca biasa saja. Untungnya belum ada kandang ayam tersebut dan sekarang langsung dilakukan perbaikan,” tutur Samsul Rizal pada VIVA News.
Berdasarkan ketetapan yang ada, program ketahanan pangan tersebut senilai 220 juta yang akan dialokasikan untuk usaha peternakan ayam yang akan dikelola Bumdes.
“Dari 220 juta tersebut terbagi dalam beberapa bagian. Kandang hingga isi bibit ayam, jadi bukan hanya kandang saja. Untuk kandang ini nilai pembangunannya kurang lebih sekitar 44 juta,” kata Sekertaris Desa Bimorejo saat ditemui di rumah Kepala Desa Bimorejo, Maksum.
Robohnya kandang tersebut sempat menarik perhatian sejumlah masyarakat yang menuding proses pembangunannya asal-asalnya.
“Itu yang digunakan juga uang hasil masyarakat, seharusnya dalam Pembangunan harus lebih serius dan jangan seenaknya,” ungkap seorang warga Desa Bimorejo, Mustain.
Saat ini proses perbaikan kandang ayam yang rusak tengah dilakukan dengan melibatkan sejumlah pekerja.
Sejumlah pihak berharap agar Pemdes Bimorejo lebih serius lagi dalam menjalankan semua proram pro rakyat agar masyarakat tidak selalu menjadi pihak yang selalu dirugikan.