Kandang Ayam Ketahanan Pangan Bimorejo Kembali Dibangun Setelah Sepekan Mangkrak

Kandang ayam Bimorejo kembali dibangunan setelah ambruk
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Setelah sempat mangkrak selama sepekan, kandang ayam program ketahanan pangan Desa Bimorejo kini kembali dibangun. Dalam pembangunan kali ini ada penambahan ukuran kandang ayam nyaris 2 kali lipat. 

img_title Bupati Ipuk Minta Seluruh ASN Banyuwangi Proaktif Respons Keluhan Warga

Pekerja ini kembali beraktifitas di lokasi robohnya kandang ayam di Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Minggu, 28 Desember 2025. 

Satu persatu material bahan pendirian kembali kandang ayam didatangkan ke lokasi kandang ayam program ketahanan pangan. 

img_title Gerakan Stop Putus Sekolah, Bupati Ipuk Beri Tugas Khusus 42 Kepsek SMP

Mulai dari tumpukan semen juga beberapa rangkaian cakar ayam serta rangkaian besi bakal cor pondasi juga telah didatangkan ke lokasi pembangunan kandang ayam yang tidak jauh dari lapangan Desa Bimorejo. 

“Hari ini kita akan bangun kembali kandang ayam untuk program ketahanan pangan ini, semoga tidak ada kendala sejak hari ini hingga semuanya selesai,” ujar Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bimorejo, Zainullah. 

img_title The Great War of Blambangan, Ketika Sejarah Berdarah Banyuwangi Menjelma Seni Kelas Dunia

Dalam pembangunan kali ini dilakukan dan diawasi langsung oleh Bumdes agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari. 

“Dalam pembangunan kali ini, kami akan sesuaikan dengan arahan yang diberikan PT Vega yang lebih memahami terkait kandang ayam serta budidaya ayam petelur” tutur Zainullah di lokasi pembangunan kandang ayam. 

Dalam pembanguan ulang kandangan ayam ini, Bumdes Bimorejo menambah jumlah ukuran kandang ayam dari yang sebelumnya. 

“Untuk lebar sekarang menjadi 8 meter dari yang sebelumnya hanya 4 meter. Itu berarti sudah bertambah 2 kali liat. Sedangkan untuk panjang masih tetap sama,” kata Zainullah pada VIVA News. 

Sistem siskulasi pada bawah kandang juga dilakukan perubahan karena bisa membahayakan perkembangan ayam untuk jangka panjang. 

“Sikulasi dibawah kandang ayam juga diubah agar gas amoniak mengarah ke samping. Jika mengarah ke atas akan berbahaya bagi ayam,” jelas Zainullah. 

Sebelumnya kandang ayam program ketahanan pangan Desa Bimoroje, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur roboh saat kondisi cuaca cukup cerah. Minggu, 21 Desember 2025. 

Akibat peristiwa tersebut, pembangunan kandang ayam senilai 44 juta rupiah tersebut akhirnya rata dengan tanah. 

Beruntung peristiwa tersebut terjadi saat kandang ayam belum terisi ayam hingga keriguan semakin besar tidak sampai terjadi.