Kesaksian Kepsek SDN 1 Sumberanyar: Bau Asam Menyengat Saat Ompreng MBG Dibuka!
- AI
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Dugaan menurunnya kualitas makanan dalam program Makanan Gratis Bergizi (MBG) yang dibagikan pada 7 sekolah yang berada di Desa Sumberanyar dan Desa Sidodadi terus menyeruak ke permukaan. 1.176 MBG hasil Kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumberanyar dikeluhkan pihak sekolah.
Adalah Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sumberanyar, Agus Hariyanto yang membenarkan adanya penurunan kualita makanan dalam MBG tersebut.
Makanan yang diterima 106 anak didiknya telah mengeluarkan bau asam yang menyengat saat ompreng makanan pertama kali dibuka.
Bau menyengat yang muncul tersebut diduga dari olahan ayam teriyaki yang sajikan oleh SPPG Sumberanyar. Jumat, 23 Januari 2026.
“Ada beberapa anak didik kami yang dilaporkan mual dan muntah setelah mengkonsumsi makanan dari program MGB tersebut,” ujar Kepsek SDN 1 Sumberanyar, Agus Hariyanto.
Mengetahui hal ini, sejumlah guru SDN 1 Sumberanyar langsung mengumpulkan ayam teriyaki yang menjadi menu dalam MBG ini.
“Seluruh ayam teriyaki kami tarik dan kumpulkan. Jadi siswa makan sisa lauk yang ada, jika tidak ditarik kawatirnya ada korban lagi. Kami tidak mau itu terjadi,” tutur Agus Hariyanto pada VIVA News.
Seluruh lauk ayam teriyaki yang dikumpulkan tersebut kemudian dikembalikan pada perwakilan dari SPPB Sumberanyar untuk menjadi bukti kualitas makanan yang tidak layak konsumsi.
“Langsung kita serahkan agar ini menjadi perhatian dari SPPG. Jika kualitas makanannya seperti ini, yang akan jadi korban yang anak-anak semuanya,” kata Kepsek SDN 1 Sumberanyar itu.
Fakta yang disampaikan Kepsek SDN 1 Sumberanyar tersebut semakin menguatkan keluhan wali murid atas kualitas makanan MBG yang tidak layak konsumsi itu.
“Anak saya mengeluhkan makanan sudah bau, Nah ini yang saya tidak tahu, apakah bauk arena makanan telah rusak dan basi atau ada penyebab lain dari bau asem yang sangat menyengat itu,” ungkap seorang wali murid, Ais.
Sementara itu, mitra SPPG Alasrejo Erna saat dihubungi VIVA News membantah jika makanan yang dibagikan dalam kondisi sudah basi.
“Tidak benar kalau basi tapi olahan ayam terayakinya memang terlalu banyak saos dan perasan jeruk nipis. Jadi bau asem tersebut dari sana bukan karena basi,” bantah Erna.