Larut Malam, Satpol PP Evakuasi Banner Jatuh di Jalan Panglima Sudirman
- Dok. Satpol PP Kota Probolingo/ VIVA Banyuwangi
Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan evakuasi terhadap sebuah banner yang jatuh di sekitar Jalan Panglima Sudirman Kecamatan Mayangan Kota probolinggo pada hari Jumat, 30 Januari 2026 malam. Evakuasi dilakukan setelah petugas menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan banner yang berpotensi mengganggu aktivitas warga.
Salah seorang saksi di Lokasi, Yudha, menyebutkan bahwa banner tersebut diduga jatuh akibat terpaan angin kencang. Yudha memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
“Saya ke lokasi sekitar pukul 16.30 WIB. Banner sepertinya jatuh karena terkena angin kencang. Tidak mengenai orang dan kondisinya aman,” kata saksi, Yudha Bagus.
Danru Satpol PP menjelaskan bahwa pihaknya sempat mendatangi lokasi sesaat setelah menerima laporan. Namun, tindakan evakuasi tidak langsung dilakukan karena petugas terlebih dahulu melakukan koordinasi.
“Setelah mendapat laporan, saya langsung ke lokasi dan mengambil dokumentasi. Karena khawatir salah langkah, saya konfirmasi dulu ke Kasat yang saat itu berada di Pemkot. Setelah mendapat arahan untuk segera diamankan, baru kami lakukan tindakan,” ujar Komandan regu 1, Satpol PP Kota Probolinggo, Hendra.
Menurut Danru Hendra, proses evakuasi baru dilakukan sekira pukul 22.00 WIB setelah memastikan kondisi lokasi saat itu dalam keadaan aman dan tidak menimbulkan hambatan lalu lintas.
“Pengambilannya tidak ada kesulitan, hanya sekitar lima menit. Posisi banner ada di tengah dan aman. Kami menggunakan mobil jumbo truk yang cukup tinggi, tanpa tangga, dan alat seadanya,” jelasnya.
Hendra mengungkapkan, saat proses evakuasi banner dalam kondisi terlilit dan tersangkut, sehingga perlu ditarik secara hati-hati. Karena kondisi malam hari dan pencahayaan terbatas, petugas tidak dapat memastikan secara detail apakah terdapat kawat atau pengikat lain pada banner tersebut.
“Saat diambil kami langsung melipat banner dengan cepat agar tidak mengganggu lalu lintas. Saya juga tidak sempat melihat isi banner karena fokus pengamanan,” lanjutnya.
Banner yang telah dievakuasi kemudian diamankan di Mako Satpol PP. Pihaknya sengaja menyimpan banner tersebut di dalam ruangan agar tidak rusak atau hilang, mengingat masih akan dilakukan pengecekan terkait izin pemasangan.