Musma-U Untag Banyuwangi Tetapkan Dedo Dwi Saputra sebagai Ketua MPM dan Rofiuddin Rohmatulloh sebagai Ketua BEM
- Dovalent Vandeva Derico/VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi menyelenggarakan Musyawarah Mahasiswa Universitas (Musma-U), sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi mahasiswa dalam menentukan kepemimpinan organisasi kemahasiswaan tingkat universitas.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026 hingga Minggu, 1 Februari 2026 ini, menghasilkan terpilihnya Dedo Dwi Saputra sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) dan Rofi'uddin Rohmatulloh sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2026–2027.
Musma-U diikuti oleh perwakilan enam fakultas yang ada di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, meliputi Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP), Fakultas Hukum, serta Fakultas Teknik.
Pimpinan sidang Tetap Musma-U, Al Ma’arif, menjelaskan bahwa forum ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi serta menentukan arah gerak organisasi kemahasiswaan ke depan. Ia menekankan pentingnya peran MPM dan BEM sebagai representasi suara mahasiswa di tingkat universitas.
“Musma-U merupakan bentuk nyata pelaksanaan demokrasi mahasiswa. Melalui forum ini, mahasiswa berperan aktif dalam menentukan pemimpin yang diharapkan mampu membawa organisasi kemahasiswaan ke arah yang lebih baik,” ujar Al Ma’arif.
Ketua MPM terpilih, Dedo Dwi Saputra, menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang telah diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi legislasi mahasiswa serta memastikan setiap kebijakan kemahasiswaan berjalan sesuai dengan kepentingan mahasiswa universitas.
Sementara itu, Ketua BEM terpilih, Rofi'uddin Rohmatulloh, menyampaikan kesiapannya dalam menjalankan roda organisasi eksekutif mahasiswa. Ia berkomitmen menghadirkan program-program yang berorientasi pada pengembangan kapasitas mahasiswa serta meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Dengan terpilihnya kepemimpinan baru ini, diharapkan organisasi kemahasiswaan Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi dapat semakin solid, progresif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi civitas akademika maupun masyarakat luas.