Respon Cepat Bina Marga, Normalisasi Drainase Pasca Laporan Kades Bajulmati

Normalisasi saluran drainase depan RTH Bajulmati
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Musim hujan yang belum berakhir membuat Dinas Bina Marga Jawa Timur melakukan beragam langkah antisipasi dalam perawatan jalan raya. Normalisasi saluran drainase di sepanjang jalur pantura Kabupaten Banyuwangi dilakukan agar tidak terjadi genangan banjir di jalan raya yang bisa merusak kualitas aspal. 

img_title Banyuwangi Ekspor 270 Ton Sarden Senilai Rp10 Miliar ke Berbagai Negara

Normalisasi saluran drainase ini dilakukan di sepajang jalur pantura Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selasa, 10 Februari 2026. 

Seluruh sedimen tanah yang sudah bercampur sampah pastik serta sampah rumah tangga dikeruk oleh sejumlah pekerja dari Dinas Bina Marga. 

img_title Rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Dimulai 17 Juli, Angkat Heroisme Perang Bayu

Pengerukan material yang berada di saluran drainase tersebut dianggap sebagai penyebab terjadinya banjir yang menggenangi jalan raya utama penghubung Jawa Bali di Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. 

“Setiap kali hujan deras, di lokasi jalan raya depan RTH (Ruang Terbuka Hijau) Desa Bajulmati ini pasti banjir, genangan airnya cukup besar,” ujar Kepala Desa (Kades) Bajulmati, Achmad Thoha. 

img_title Pusat Penetasan Telur Penyu di Banyuwangi, Satu-satunya di Indonesia dengan Kapasitas 20 Ribu Butir

Genangan air terjadi akibat volume debit air dari arah hulu yang cukup besar namun pada hilir terjadi sumbatan yang cukup parah pada saluran drainase di tepi jalan pantura tersebut. 

“Sebagian besar sumbatan akibat campuran tanah dan sampah plastik rumah tangga. Pola hidup masyarakat juga ikut merusak saluran drainase serta ikut memicu banjir,” tutur Kades Achmad Thoha. 

Mengetahui hal tersebut, Kades Bajulmati bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Bina Marga untuk melaporkan hal itu agar kerugian yang ditimbulkan tidak semakin besar. 

“Kalau sudah dikeruk seperti ini, saya berharap sudah tidak adalagi banjir karena banjir dari arah barat (hulu) bisa masuk ke saluran drainase lalu mengalir ke arah selatan menuju jurang. (Dinas) Bina Marga langsung fast respon setelah saya laporkan hal ini,” tutur Kades Bajulmati pada VIVA News. 

Normalisasi saluran drainase di jalur pantura Desa Bajulmati akan terus dilakukan Dinas Bina Marga agar banjir tidak terus menggenangi aspal jalan raya. 

Aspal jalan raya yang sering tergenang air dikawatirkan akan mengalami penurunan kualitas dan bisa rawan amblas serta rusak. 

Halaman Selanjutnya
img_title