5 Rumah Sakit di Banyuwangi Raih Penghargaan Bintang 3 dari BPJS Kesehatan

5 Rumah Sakit di Banyuwangi Raih Penghargaan dari BPJS
Sumber :
  • Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – BPJS Kesehatan kembali memberikan apresiasi atas upaya transformasi digital yang telah dicapai oleh rumah sakit di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Penghargaan Bintang 3 tersebut merupakan apresiasi dari Direktur Teknologi Informasi (TI) BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, yang dalam penyerahannya diwakilkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Muhammad Masrur Ridwan, pada acara Evaluasi Layanan Rumah Sakit, Selasa, 10 Februari 2026.

img_title Urutan Menonton Film Marvel Berdasarkan Timeline Kronologis MCU

Adapun rumah sakit penerima penghargaan Bintang 3 meliputi RS Nahdlatul Ulama, RS Al Rohmah, RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, RS Bakti Mulia, dan RS Fatimah. Masrur menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas inisiasi dan akselerasi yang telah diupayakan kelima RS dalam mengimplementasikan inovasi digital pada layanan kesehatan di era JKN, seperti integrasi Sistem Antrean Online, Sistem Klaim, E-Sep, Finger Print, dan Frista.

“Beragam inovasi digital tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan peserta JKN guna mempermudah akses layanan kesehatan di RS mengingat tingginya animo masyarakat terutama di era digital. Inovasi digital menjadi sebuah kebutuhan esensial bagi peserta JKN dalam rangka menciptakan simplifikasi layanan yang terdigitalisasi serta paperless,” ujar Masrur

img_title KASAU Hadiri Panen Raya Tebu di Jember, Tegaskan Dukungan Target Swasembada Gula Nasional

Sebagai contoh, E-SEP (Surat Eligibilitas Elektronik) yang memudahkan peserta JKN karena tidak perlu lagi membawa dokumen rujukan pada saat hendak mengakses layanan rawat jalan di Poli RS, maupun rawat inap, cukup melalui rujukan online yang tersistem dan tersambung secara digital antar Fasilitas Kesehatan. E-SEP telah didukung oleh validasi sidik jari dan rekam wajah pasien sehingga dokumen eligibilitas tidak lagi memerlukan tanda tangan basah oleh pasien karena sudah terotomasi dari proses digitalisasi tersebut.

"Adaptasi dengan digitalisasi layanan publik adalah sebuah keniscayaan, termasuk RS sebagai mitra kerja BPJS Kesehatan. Oleh karena itu BPJS Kesehatan memberikan penghargaan bintang tiga kepada kelima RS ini, sebagai apresiasi khususnya kepada manajemen RS yang telah berupaya mengedepankan digitalisasi untuk kemudahan sistem dan kecepatan layanan administrasi di RS, tiada lain bertujuan demi meningkatkan kepuasan peserta JKN,” ungkap Masrur.

img_title Banyuwangi Ekspor 270 Ton Sarden Senilai Rp10 Miliar ke Berbagai Negara

Masrur berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi Rumah Sakit lain di Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo untuk senantiasa terdepan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi di bidang kesehatan di masa mendatang.

Halaman Selanjutnya
img_title