Gaji Tembus Rp66 Juta per Bulan, Singapura Buka 15.700 Lowongan Kerja Baru

Ilustrasi Singapura buka belasan ribu lowongan kerja.
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/merlion-park-nightscape-with-marina-bay-sands-30570494/

Singapura, VIVA Banyuwangi –Singapura telah menciptakan belasan ribu lapangan kerja dalam lima tahun ke depan.

img_title Prabowo Gelar Ratas di Hambalang Bahas Soal Buruh, Pendidikan hingga Pertahanan

Menariknya, dua pertiga posisi tersebut menawarkan gaji kotor bulanan tinggi tembus puluhan juta rupiah per bulan. Hal ini disebabkan Singapura mampu mengamankan investasi yang menciptakan lapangan kerja baru.

Seperti dilansir dari Viva.co.id pada Kamis, 12 Februari 2026, Singapura tetap menunjukkan posisinya sebagai magnet investasi bernilai tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

img_title Peringati Hari Buruh, Presiden Prabowo Canangkan 4 Kebijakan Baru untuk Tenaga Kerja

Bukan hanya memperkuat fondasi ekonomi Singapura, komitmen investasi yang masuk sepanjang 2025 juga akan menjadi ribuan peluang kerja dengan kualitas upah yang kompetitif.

Dalam lima tahun ke depan, investasi yang diamankan diproyeksikan menciptakan 15.700 lapangan pekerjaan. Sekitar dua pertiga posisi tersebut menawarkan gaji kotor bulanan di atas 5.000 dolar Singapura atau sekitar Rp66 jutaan.

img_title Kenali Selat Hormuz yang Ditutup Iran, Jalur Perdagangan Krusial Buat Dunia Ikut Bergetar

Ketua Lembaga pengembangan ekonomi Singapura, Png Cheong Boon, mengatakan, pekerjaan-pekerjaan ini dirancang untuk berbagai tahapan karier. Terlebih lagi untuk para pekerja yang memiliki keahlian yang dibutuhkan dan mampu bekerja dengan baik.

“Pekerjaan ini akan menawarkan jalur karier yang bermakna bagi para pekerja kami, terutama mereka yang memiliki keahlian yang dibutuhkan dan berkinerja baik. Pekerjaan ini juga memberi kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru dan mengambil peran baru,” ujarnya sebagaimana dikutip dari The Straits Times, Rabu, 11 Februari 2026.

Dari total pekerjaan yang akan tercipta, sekitar 40 persen berada di sektor jasa, 37 persen di manufaktur, dan 23 persen di bidang riset, pengembangan (R&D), serta inovasi. Sebagian besar posisi ditujukan bagi professional, manajer, eksekutif, dan teknisi, mencakup lulusan baru maupun pekerja yang ingin beralih karier di tengah perjalanan profesional mereka.

Naik 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, nilai investasi aset tetap yang masuk pada 2025 mencapai 14,2 miliar dolar Singapura. Namun, jumlah proyeksi pekerjaan ini menjadi yang terendah dalam satu dekade, turun sekitar 16 persen dari 2024.

Managing Director lembaga tersebut, Jermaine Loy, menjelaskan ada perubahan stuktural yang memengaruhi kebutuhan tenaga kerja.

“Ada beberapa pergeseran struktural yang terjadi, seiring meningkatnya otomatisasi dan digitalisasi di berbagai industri,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title