Jatah Makanan Dikurangi, PBB: 21 Juta Lebih Warga Sudan Terancam Kelaparan

Jutaan warga Sudan terancam kelaparan.
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/man-carrying-sack-in-rural-landscape-africa-33749782/

Sudan, VIVA Banyuwangi –Sudan, negara yang terletak di timur laut benua Afrika itu terancam mengalami kelaparan. Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan lebih dari 21 juta orang kini menghadapi kelaparan.

img_title Sekjen PBB Peringatkan Efek Kronis Penutupan Selat Hormuz Berkepanjangan

Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi bencana kelaparan tersebut, diantaranya mengurangi jatah makanan untuk bertahan hidup. Namun tanpa dana tambahan, kehidupan jutaan orang di Sudan masih jauh dari kata layak.

Menurut laporan Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu PBB, lebih dari 21 juta orang atau 45 persen dari jumlah pendudukan Sudan kini menghadapi kerawanan pangan akut.

img_title UNIFIL Berikan Penghormatan Terakhir dan Setinggi-tingginya untuk Praka Rico di Lebanon

Bukan hanya PBB, Program Pangan Dunia (WFP) juga sempat memberikan peringatan. Organisasi kemanusiaan terbesar di dunia di bawah PBB itu telah memperingatkan bahwa Sudan mengalami krisis kelaparan terbesar di dunia, seperti dilansir dari Antara News pada Minggu, 15 Februari 2026.

Pada Januari lalu, WFP melaporkan bahwa persediaan bantuan pangan di Sudan akan habis dalam dua bulan ke depan. Kondisi tersebut akibat dari krisis pendanaan yang parah.

img_title Pemerintah RI Sampaikan Duka Cita Atas Gugurnya Praka Rico dan Desak PBB Lakukan Investigasi

Badan PBB itu juga menegaskan bahwa tanpa dana tambahan, jutaan orang di Sudan terancam tidak mendapatkan bantuan pangan dalam beberapa pekan.

Sementara itu, WFP menerangkan bahwa jatah makanan sudah dikurangi hingga ke batas minimum untuk bertahan hidup.

Sejak April 2023, Sudan dilanda krisis kemanusiaan parah akibat perang saudara. Perang saudara tersebut telah menghancurkan infrastruktur nasional dan melumpuhkan ekonomi negara dengan ibu kota Khartum itu.