Menlu RI Tekankan Dukungan Indonesia di Hadapan Wakil Palestina di PBB

Menlu RI Sugiono dan Wakil Tetap Palestina.
Sumber :
  • https://kemlu.go.id/berita/menlu-ri-tegaskan-dukungan-indonesia-bagi-palestina-dalam-pertemuan-dengan-wakil-tetap-palestina-di-pbb?type=publication

Banyuwangi – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menekankan dukungan Indonesia bagi Palestina. Hal tersebut dilakukan ketika Menlu RI bertemu dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB Riyad Mansour di New York, Amerika Serikat, pada Senin, 17 Februari 2026.

img_title Pererat Hubungan Diplomatik, China Bakal Terapkan Tarif Dagang Nol Persen untuk 53 Negara Afrika

Melalui keterangan resminya, Kementerian Luar Negeri RI mengatakan pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat, membahas perkembangan terkini situasi di Palestina serta kemajuan proses perdamaian.

Pertemuan tersebut dilaksanakan menjelang partisipasi Menlu RI dalam Sidang Dewan Keamanan PBB mengenai situasi di Timur Tengah, termasuk perkembangan isu Palestina, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026.

img_title Pemerintah RI Sampaikan Duka Cita Atas Gugurnya Praka Rico dan Desak PBB Lakukan Investigasi

Pada awal pertemuan, Menlu RI menegaskan dukungan Indonesia bagi Palestina serta komitmen teguh dalam mendorong terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Indonesia juga menekankan pentingnya memastikan terwujudnya Solusi Dua Negara untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina.

Riyad Mansour menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Menlu RI secara langsung di New York. Wakil Tetap Palestina itu juga menilai kunjungan ini semakin mempererat solidaritas kedua negara dalam mendorong aksi nyata PBB di tengah situasi sulit yang dihadapi rakyat Palestina.

img_title Pemerintah RI Kecam Keras Pemasangan Spanduk Pasukan Israel di Reruntuhan RS Indonesia Gaza

Secara khusus, Mansour juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki tempat istimewa di hati rakyat Palestina. Terlebih lagi dengan adanya ikatan sejarah yang era antara kedua negara, terutama sejak lahirnya Dasasila Bandung pada tahun 1995.

Kedua perwakilan negara itu juga bertukar pandangan mengenai implementasi Resoulusi DK PBB 2803 (2025), khususnya terkait pembentukan Board of Peace atau Dewan Perdamaian dan rencana pengerahan International Stabilization Force (ISF) di Gaza.

Mansour meyakini Indonesia dapat memainkan peran konstruktif dalam kedua insiatif tersebut guna mendorong terwujudnya Solusi Dua Negara.

“Kami siap berkontribusi lebih jauh, termasuk mempersiapkan kemungkinan pengerahan pasukan penjaga perdamaian di Gaza, yang dapat diawali dengan bantuan kesehatan dan rekontruksi,” ujar Menlu RI.

Pada akhir pertemuan, Menlu RI menyampaikan rencana partisipasi Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan Board of Peace di Washington pada minggu ini Bersama sejumlah pemimpin dunia termasuk negara-negara yang tergabung dalam Kelompok 8 (D8).

Halaman Selanjutnya
img_title