Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Petugas pt kai daops 9 jember bersih bersih ilalang yang ganggu rel ka
Sumber :
  • palupi ambarwati / viva banyuwangi

Jember, VIVA Banyuwangi –PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi fenomena cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Timur bagian timur. Langkah mitigasi menyeluruh dilakukan, mulai dari penguatan bangunan hikmat (jembatan) hingga penyiagaan personel tambahan guna menjamin keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api. Jember, 23 Februari 2026.

img_title Program Kemitraan Jagung Jember Bantu Petani Lepas Dari Utang Yang Mencekik

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan jalur tetap aman dari potensi gangguan alam seperti banjir atau ambalan. Salah satu langkah teknis yang dilakukan adalah normalisasi arah saluran air pada titik-titik yang menjadi pusat berkumpulnya aliran hujan.

"Kami telah memetakan terdapat 4 Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) di wilayah Daop 9 yang menjadi prioritas pengawasan. Normalisasi drainase dilakukan secara intensif agar debit air yang tinggi tidak menggerus tubuh ban jalan rel," ujar Cahyo.

img_title Tak Terkalahkan! Tim Batara FC U12 Sapu Bersih Babak Penyisihan Pordes Cup VII 2026

KAI Daop 9 juga menyiagakan personel dan armada ekstra di lapangan, termasuk Penjaga Terowongan, Penjaga Daerah Rawan, serta operasional Kendaraan Pemeriksa Jalur (KPJ).

Cahyo menekankan bahwa operasional KPJ kini menjadi lebih intensif. "Khusus untuk KPJ, selain dijalankan sesuai dengan jadwal dinasan eksisting yang rutin, armada ini juga akan diterjunkan langsung untuk menyisir jalur pada saat terjadi hujan deras maupun hujan dengan durasi yang lama. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi secara dini potensi gogosan atau rintangan di atas rel akibat cuaca ekstrem," tegasnya.

img_title Nasi Berbuka Murah Rp3 Ribu di Jember Diserbu Warga

Selain fokus pada pemantauan jalur, KAI Daop 9 melakukan modernisasi infrastruktur pada sejumlah jembatan dan gorong-gorong atau yang dikenal sebagai Bangunan Hikmat (BH). Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan struktur dalam menahan debit air yang meningkat drastis.

Petugas pt kai daops 9 jember bersihkan walet di saluran air

Photo :
  • palupi ambarwati / viva banyuwangi

Beberapa titik strategis yang telah ditingkatkan menjadi Box Culvert antara lain:

BH 314 (Km 71+007): Antara Pasuruan - Rejoso (Jembatan Baja menjadi Box Culvert).

BH 65 (Km 121+178): Antara Leces - Malasan (Jembatan Beton menjadi Box Culvert).

BH 388 (Km 94+635): Antara Bayeman - Probolinggo (Jembatan Beton menjadi Box Culvert).

BH 361 (Km 87+292) dan BH 367 (Km 88+740): Antara Grati - Bayeman (Gorong-gorong Beton menjadi Box Culvert).

Halaman Selanjutnya
img_title