Begini Respon Kemenperin Perihal Geger Ratusan Pekerja Mie Sedaap Kena PHK

Ilustrasi mie instan.
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/photo-of-uncooked-noodles-on-white-background-4518665/

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Media sosial digegerkan dengan informasi mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) di pabrik Mie Sedaap. Dari informasi yang beredar, sekitar ratusan pekerja perusahaan tersebut dirumahkan beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadan.

img_title Prabowo Gelar Ratas di Hambalang Bahas Soal Buruh, Pendidikan hingga Pertahanan

Menanggapi isu PHK di pabrik Mie Sedaap, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan penjelasan.

Kemenperin memberikan penjelasan terkait isu PHK di pabrik Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, dengan menegaskan tidak ada PHK terhadap pekerja tetap, melainkan pengurangan tenaga kerja outsourcing seiring normalisasi produksi setelah lonjakan permintaan musiman.

img_title Peringati Hari Buruh, Presiden Prabowo Canangkan 4 Kebijakan Baru untuk Tenaga Kerja

Dilansir dari Anatara News, Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif ditemui di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026, mengatakan pihaknya telah meminta penjelasan langsung kepada industri yang bersangkutan.

Menurutnya, perusahaan sebelumnya meningkatkan kapasitas produksi menjelang hari besar keagamaan karena lonjakan permintaan.

img_title Didominasi Kasus Perjudian, Kemkomdigi Tangani 4,1 Juta Konten Negatif Selama Dua Tahun Terakhir

Untuk memenuhi kenaikan produksi tersebut, perusahaan merekrut sejumlah tenaga kerja outsourcing.

“Mereka meningkatkan produksinya menjelang hari besar keagamaan dan untuk peningkatan produksi itu mereka merekrut sejumlah tenaga kerja outsourcing, bukan tenaga kerja permanen, dan produksi itu sebagaimana dengan produksi industry makanan minuman yang menghadapi demand seasonal,” ujarnya.

Febri menjelaskan, pola serupa terjadi di sejumlah industri padat karya, termasuk industry makanan dan minuman maupun tembakau.

Dalam industri tembakau, misalnya, penyerapan tenaga kerja meningkat saat musim panen dan produksi sedang tinggi. Setelah masa produksi selesai, tenaga kerja tambahan yang bersifat sementara biasanya dihentikan sesuai kontrak.

Ia menjelaskan sebelum hari raya keagamaan, industri umumnya telah meningkatkan produksi sekitar dua bulan sebelumnya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, dengan puncak produksi terjadi sekitar sebulan sebelum perayaan.

Setelah periode tersebut, kata Febri, volume produksi kembali ke tingkat normal.

Sebelumnya diketahui, beredar informasi di media sosial bahwa sekitar 400 pekerja di perusahaan produsen Mie Sedaap dirumahkan beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadan.

Dalam suatu unggahan di media sosial, ratusan pekerja tersebut mendapatkan informasi PHK hanya melalui pesan WhatApp. Padahal kontrak kerja dari ratusan pekerja itu masih berjalan.

Karunia Alam Segar (PT KAS), produsen Mie Sedaap, memastikan operasional pabriknya tetap berjalan normal dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan di pabrik Mie Sedaap Gresik, Jawa Timur.

Halaman Selanjutnya
img_title