Anggota DPRD Ahmad Taufik Belum Lunasi Biaya Pasang CCTV KDMP Bajulmati & Alasrejo?

Ilustrasi pemasangan CCTV
Sumber :
  • Istimewa

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kecamatan Wongsorejo kembali dikeluhkan. Kali ini keluhan terkait pembayaran pemasanganan Closed Circuit Television (CCTV) di KDMP Bajulmati dan Alasrejo yang diduga belum dilakukan pelunasan bahkan teknik pembayaran juga tidak sesuai dengan kesepatan awal. 

img_title Banyuwangi Dipilih Jadi Lokasi Forum ASEAN-ID Blue, Bahas Pengembangan Ekonomi Biru

Adalah Sauqi seorang teknisi pemasangan CCTV di Wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang kini belum sepenuhnya mendapatkan haknya. 

Sauqi yang seharusnya mendapatkan haknya atas jasa pemasangan CCTV di KDMP Bajulmati dan Alasrejo sebesar Rp 11.000.000 (Sebelas juta rupiah) namun hingga kini belum terpenuhi semuanya. 

img_title Dipilih Kemenko Pangan, Banyuwangi Jadi Percontohan Sistem Pemantauan Beras Nasional

Sauqi diduga hanya mendapatkan uang pembayaran pemasangan CCTV sebesar Rp 8.000.000 (Delapan juta rupiah) sejak sebulan lalu. 

“Seharusnya seluruh biaya pemasangan CCTV di KDMP Bajulmati dan Alasrejo adalah 11 juta tapi total yang saya terima masih 8 juta dan masih kurang 3 juta,” ujar teknisi pemasangan CCTV, Sauqi. 

img_title Kebahagiaan 33 KK Penghuni Perkebunan Kapuk di Alasbuluh, Hasil Kerja Sama Berbagai Pihak

Teknik pembayaran biaya pasang CCTV pun juga tidak sesuai dengan kesepakatan awal yang dilakukan secara tunai namun ternyata dengan cara diangsur. 

“Pembayaran sudah terjadi 3 kali. Pertama sebesar 3 juta lalu 2,5 juta sebanyak dua kali. Jadi pembayaranya diangsur padahal perjanjian awal adalah cash,” tutur Sauqi pada VIVA News. 

Keterlambatan pelunasan tersebut membuat Sauqi harus memutar otak agar bisa memenuhi kekurangan tersebut. 

“Jika tidak lunas pembayarannya, berarti saya kehilangan modal dan ini saya harus carikan sendiri untuk menutupinya. Harusnya mendapatkan hasil dari pemasangan CCTV tersebut tapi justru harus menderita kerugian,” kata Sauqi saat ditemui di Kantor Desa Wongsorejo. 

Dalam kesempatan terpisah, mandor KDMP Bajulmati dan Alasrejo Ahmad Taufik dengan tegas membantah tudingan tersebut. 

Menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi tersebut, segala tagihan terkait pemasangan CCTV telah sepenuhnya dilunasi. 

Namun dalam kesempatan yang sama tersebut, anggota Fraksi dari Partai Kebangkita Bangsa (PKB) ini juga mengakui jika teknik pembayarannya tidak sesuai dengan kesepakatan semula. 

“Tidak benar jika belum lunas pembayaran pemasangan CCTVnya, semua sudah beres dan lunas. Tapi memang saya akui ada perbedaan pada cara pembayaran, dari yang kesepakatan awal cash, ini saya bayar beberapa kali. Tapi semua sudah selasai dan lunas,” bantah mandor KDMP Bajulmati dan Alasrejo, Ahmah Taufik. 

Halaman Selanjutnya
img_title