Kades Bajulmati Sidak Proyek KDMP, Kecewa Progres Sangat Lambat!

Pekerja minim dan Tanah uruk dipenuhi sampah di KDMP Bajulmati
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Rendahnya progress dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bajulmati diduga akibat minimnya jumlah pekerja di lapangan. Kepala Desa (Kades) Bajulmati mengimbau pada mandor KDMP Bajulmati, Ahmad Taufik agar lebih bertanggung jawab dalam pelaksanaan proyek Pembangunan KDMP Bajulmati. 

img_title Bukti Kekuatan Swadaya, Jembatan Rusak Penghubung Desa Sidowangi & Desa Bajulmati Diperbaiki Warga

“Jika jumlah pekerjanya hanya 5 orang seperti ini, kapan proyek Pembangunan KDMP Bajulmati ini akan selesai? Sedangkan batas akhir pengerjaan tinggal sepekan lagi,” ujar Kades Bajulmati, Achmad Thoha. 

Pernyataan tegas tersebut dilontarkan Kades Bajulmati saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bersama Ketua KDMP Bajulmati, Heri Kuswanto dan didampingi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bajulmati, Hasan Ma’ruf bersama seluruh anggota BPD di lokasi pembangunan KDMP Bajulmati. 

img_title Banyuwangi Dipilih Jadi Lokasi Forum ASEAN-ID Blue, Bahas Pengembangan Ekonomi Biru

Dalam sidak tersebut, Pemdes Bajulmati menemukan jumlah pekerja yang sangat minim untuk sebuah pengerjaan proyek besar. 

Dengan jumlah pekerja tersebut, Pemdes Bajulmati menuding mandor Ahmad Taufik tidak serius menjalankan tanggung jawab sepenuhnya. 

img_title Dipilih Kemenko Pangan, Banyuwangi Jadi Percontohan Sistem Pemantauan Beras Nasional

“Bayangkan saja, jumlah pekerja hanya 5 orang. Pantas saja hasil kerjanya memang tidak maksimal, seharusnya mandor (Ahmad Taufik) menambah jumlah pekerja. Sebenarnya serius atau tidak sih mengerjakan proyek ini sesuai dengan jadwal,” keluh Kades Bajulmati saat melakukan sidak. 

Minimnya hasil progress pembangunan KMPD Bajulmati serta jauh dari target yang seharusnya akan menimbulkan dampak kerugian secara domino. 

Pemdes Bajulmati sebagai pihak yang akan bertanggung jawab setelah proses pembangunan KDMP selesai juga menjadi pihak yang akan mengalami kerugian. 

“Jika semuanya bisa sesuai dengan jadwal maka masyarakat Desa Bajulmati juga bisa dengan segera mendapatkan manfaatnya. Jika sampai sekarang progress pembangunannya hanya segini-gini saja, secara tidak langsung masyarakat Desa Bajulmati belum bisa dengan segera akan merasakan manfaat dari KDMP,” tutur Achmad Thoha pada VIVA News. 

Mandor KDMP Bajulmati Ahmad Taufik tidak menampik jumlah pekerja yang minim dalam pengerjaan proyek pembangunan KDMP Bajulmati. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi tersebut mengaku memiliki tata cara tersendiri dalam menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai mandor KDMP Bajulmati. 

“Bukan digilir tapi kami memiliki sistematikan kerja atau strategi kerja yang kami sendiri yang tahu bagaimana cara menerapkannya,” kata Ahmad Taufik saat dikonfirmasi VIVA News. 

Halaman Selanjutnya
img_title