Konser di Stadion Bayuangga Picu Protes Suporter, Dispopar Janji Jaga Lapangan dan Gelar Forum Komunikasi
- Faradila Setya Utami/ VIVA Banyuwangi
Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Beredar video di media sosial yang memperlihatkan suporter bola Persipro Probolinggo, yakni Curva Sud, menggelar aksi protes di depan Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo. Aksi tersebut merupakan buntut dari rencana penyelenggaraan konser yang akan digelar di stadion tersebut. Aksi penolakan ditandai dengan pemasangan banner dan pernyataan kekecewaan di depan stadion.
Salah satu anggota Curva Sud mengatakan pihak supporter kecewa karena belum ada komunikasi antara pengelola stadion dengan komunitas supporter. Stadion sudah dianggap sebagai rumah bagi sepak bola kota.
“Kami menginginkan keterbukaan dari Dispopar tentang tanggung jawab penyelenggara even, terutama jika terjadi kerusakan fasilitas stadion, khususnya lapangan setelah even berlanjut,” ujar Anggota Curva Sud, Ali saat dikonfirmasi pada hari Rabu, 4 Maret 2026.
Ali berharap Stadion Bayuangga mendapat perhatian lebih, serta pemerintah turut memperhatikan nasib Persipro untuk musim depan dengan bersinergi langsung bersama pengurus dan suporter dalam berbagai aspek demi kemajuan sepak bola Kota Probolinggo.
Sementara itu, ketua Askot PSSI Kota Probolinggo menegaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan penuh atas stadion.
“Untuk stadion itu kewenangan ada di Dispopar. Status Askot PSSI hanya menyewa ke Pemkot melalui Dispopar,” ujar ketua Askot PSSI, Eko Purwanto.
Menanggapi protes tersebut, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo menegaskan pihaknya menghargai kepedulian supporter, sekaligus menekankan fungsi sosial dan ekonomi stadion sebagai asset daerah.
“kami menghargai aksi protes tersebut sebagai kepedulian dan kecintaan yg tinggi terhadap stadion sebagai rumah sepak bola,” ujar Kadispopar, M Abbas.
Kadis menjelaskan bahwa stadion memiliki fungsi yang lebih luas lagi. Pemanfaatan stadion untuk even dan acara lain dapat meningkatkan PAD dan mendorong perputaran ekonomi Masyarakat selama tetap menjaga standar keamanan, keselamatan, dan kualitas lapangan.
“Kami akan menjamin kualitas dan kondisi rumput stadion tetap terjaga, memastikan acara yang berlangsung tidak akan mengganggu agenda kompetisi sepak bola, serta akan kami ajak perwakilan supporter dalam forum komunikasi demi membangun kesepahaman Bersama,”pungkas Kadis Abbas.