Jelang Maghrib, Biawak Seberat 3 Kg Ditemukan di Ruang Keluarga Warga

Petugas dengan biawak seberat 3kg
Sumber :
  • Dok. Damkar Kota Probolinggo/ VIVA Banyuwangi

Probolinggo, VIVA Banyuwangi –Warga Jalan Pahlawan, Kota Probolinggo, dibuat panik setelah seekor biawak masuk ke dalam rumah mereka, pada hari Rabu. 4 maret 2026. Hewan liar tersebut ditemukan bersembunyi di pojok ruang keluarga, tepatnya di bawah rak makan, menjelang waktu adzan Maghrib.

img_title Biawak Lapar Sembunyi di Atap Gudang Warga, Damkar Butuh 25 Menit untuk Evakuasi

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan warga kepada salah satu petugas pemadam kebakaran (Damkar), Hari. Saat itu, Hari sedang tidak bertugas karena sudah pulang ke rumah. Namun karena mengenal pemilik rumah, laporan tersebut langsung diteruskan ke regu piket.

Anggota Regu 1 Damkar Kota Probolinggo mengatakan timnya yang sedang piket sore segera meluncur ke lokasi setelah menerima informasi tersebut.

img_title Diduga Kehilangan Konsentrasi, Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Probolinggo

“Warga ketakutan karena tidak berani menangani sendiri. Jadi langsung menghubungi petugas. Kebetulan yang piket sore Regu 1, jadi kami langsung menuju lokasi sebelum adzan Maghrib,” ujar  Anggota Regu 1 Damkar, Saiful.

Setibanya di rumah yang berada di selatan Koramil setempat itu, petugas langsung melakukan penyisiran. Biawak diketahui berada di pojok ruang keluarga, bersembunyi di bawah rak makan.

img_title Latihan Udara Multinasional di Australia, TNI AU Kirim Lima Pesawat T-50i Golden Eagle

Proses evakuasi berlangsung cepat tanpa hambatan berarti. Menurut Saiful, posisi biawak yang berada di pojok ruangan memudahkan petugas untuk mengevakuasinya

“Tidak ada kendala berarti karena posisinya sudah di pojok. Proses penangkapan paling hanya sekitar dua menit,” jelas Saiful.

Petugas menggunakan alat pencapit ular untuk mengamankan reptil tersebut. Alat itu memang biasa digunakan Damkar karena multifungsi.

“Kadang masyarakat salah mengidentifikasi. Dikiranya biawak ternyata ular, atau sebaliknya. Jadi kami pakai alat pencapit ular karena bisa digunakan untuk keduanya,” tambah Saiful.

Dari hasil pengukuran, biawak tersebut memiliki panjang sekitar 125 sentimeter dari kepala hingga ujung ekor dengan berat kurang lebih 3 kilogram. Setelah berhasil diamankan, hewan itu rencananya akan dilepasliarkan ke lokasi yang jauh dari permukiman warga.

“Di depan rumah pemilik terdapat aliran sungai, yang diduga menjadi habitat asal biawak tersebut sebelum masuk ke area rumah,” tutup Saiful.

Damkar mengimbau masyarakat agar segera menghubungi petugas jika menemukan hewan liar berbahaya di sekitar rumah dan tidak mencoba menanganinya sendiri demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.