Mahasiswa Untag Banyuwangi Diminta Waspada, Muncul Modus Penipuan Mengatasnamakan Dosen dan Pimpinan Kampus
- Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi diminta untuk lebih berhati-hati setelah muncul dugaan modus penipuan yang mengatasnamakan dosen dan pimpinan kampus. Modus tersebut dilakukan dengan cara menghubungi mahasiswa melalui nomor yang tidak dikenal, kemudian meminta bantuan berupa pulsa maupun transfer uang.
Sejumlah mahasiswa melaporkan menerima telepon dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai dosen atau pejabat kampus. Pelaku bahkan menggunakan foto sejumlah pimpinan kampus sebagai identitas pada nomor yang digunakan.
Salah satu mahasiswa menceritakan bahwa dirinya sempat menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai dosen di kampus tersebut. Pelaku menggunakan suara yang menyerupai dosen yang dikenal sehingga membuat korban sempat percaya.
Dalam kronologi yang dibagikan mahasiswa tersebut, pelaku awalnya menanyakan lokasi korban serta beberapa informasi terkait perangkat kelas. Setelah percakapan berlangsung, pelaku kemudian menanyakan kemungkinan membeli pulsa melalui mahasiswa tersebut.
Namun mahasiswa tersebut mulai merasa curiga karena permintaan tersebut dinilai tidak wajar. Setelah ia menjawab bahwa dirinya tidak lagi menjual pulsa, telepon dari pelaku pun langsung terputus.
Mahasiswa tersebut kemudian membagikan pengalamannya kepada rekan-rekan mahasiswa lainnya agar lebih berhati-hati terhadap modus serupa.
“Sayu share kejadian ini tuh biar kalian lebih berhati-hati, dan gak mudah percaya sama orang,” tulisnya dalam pesan yang dikirimkan ke group angkatan 25.
Meski demikian, terdapat laporan bahwa dua mahasiswa telah menjadi korban penipuan dengan kerugian masing-masing sebesar Rp200 ribu kepada pelaku.
Selain itu, pelaku juga dilaporkan menggunakan foto sejumlah pejabat kampus sebagai identitas pada nomor yang digunakan, di antaranya foto Dekan FISIP, Wakil Rektor I, hingga dekan dari fakultas lain.
Menanggapi hal tersebut, Dekan FISIP Untag Banyuwangi Hary PR meminta para mahasiswa untag untuk waspada melalui pesan tertulis yang disebarkan kepada mahasiswa.
“Info kepada njenengan sekalian, ada nomor yang mengatasnamakan saya dan meminta untuk transfer dengan kepentingan tertentu. Saya sampaikan bahwa nomor 082267505533 tersebut bukan nomor saya,” tulisnya.
Ia juga menjelaskan bahwa foto yang digunakan oleh pelaku kemungkinan diambil dari media sosial serta menggunakan format penulisan nama lama yang sudah tidak lagi digunakannya.