Sekdes Sumber Kencono Moch As’ad: Saya Tidak Pernah Meminta Jatah 50 Persen!

Sekdes Sumber Kencono, Moch As'ad (kanan)
Sumber :
  • Venus Hadi/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Setelah sempat tidak berhasil ditemui, Sekertaris Desa (Sekdes) Sumber Kencono Moch As’ad akhirnya angkat bicara. Dalam sebuah wawancara yang dilakukan dengan seorang Jurnalis, Sekdes Sumber Kencono Moch Aa’ad dengan tegas membantah tudingan terkait percobaan pemerasan sebesar 50% (Lima puluh persen) dari hasil penjualan tanah. 

img_title Bukan Sekadar Santunan, BPJS Ketenagakerjaan Cetak Entrepreneur Baru

“Saya tidak pernah meminta jatah, apalagi sampai 50 persen. Tuduhan itu tidak benar,” bantah Sekdes Sumber Kencono Moch As’ad. 

Pernyataan bantahan tersebut disampaikan Sekdes Sumber Kencono Moch As’ad saat ditemui seorang Jurnalis di Pendopo Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selasa, 3 Maret 2026. 

img_title Pedagang Nasi Goreng di Areal Pasar Wongsorejo Menangis, Tabung Gas & Terpal Raib Dicuri

Dalam pernyataan tersebut, Sekdes Sumber Kencono Moch As’ad merasa tidak pernah melakukan upaya percobaan pemerasan tersebut. 

Hal ini sengaja dilakukan pihak tertentu dengan tujuan melakukan fitnah serta penyebaran berita hoak semata. 

img_title Banyuwangi Jadi Teladan Dunia dalam Pengelolaan Wisata Bahari

“Tidak benar itu saya minta 50 persen dari hasil penjualan tanah sebagai syarat penyerahan dokumen surat tanah berupa karawangan,” tandas Sekdes Sumber Kencono dalam bantahannya. 

Dalam penjabarannya, Sekdes Sumber Kencono Moch As’ad menceritakan dengan detail kronologis yang diketahuinya terkait hal tersebut. 

“Awalnya Busairi bersama ibunya bersama Romli dan anggota keluarga lain bertamu ke rumah saya menjelang magrib. Karena ini urusan dinas, maka saya sarankan untuk menemui saya di Balai Desa Sumber Kencono besok pada jam kerja agar lebih resmi dan jelas,” ujar Moch As’ad pada Jurnalis. 

Pada komunikasi berikutnya. Sekdes Sumber Kencono Moch As’ad sempat dihubungi kembali oleh Busairi untuk datang ke rumahnya karena Sebagian besar keluarga besar ahli waris Sahri sedang berkumpul. 

“Saya tidak membicarakan apa-apa. Saat itu keluarga sedang berkumpul, entah membahas apa. Saya sempat menyampaikan, kalau memang tidak ada yang perlu dibicarakan, saya pamit pulang. Setelah itu, saya tidak lagi bertemu mereka dan persoalan langsung ditangani Pak Kades,” tutur Sekdes Sumber Kencono. 

Dalam penjelasannya, Sekdes Sumber Kencono Moch As’ad mengaku telah mengalihkan permasalahan tersebut pada Kepala Desa (Kades) Sumber Kencono, Kusnan untuk penanganan lebih lanjut. 

Halaman Selanjutnya
img_title