Demi Transparansi, BGN Minta SPPG Unggah Menu MBG Tiap Hari di Media Sosial

BGN minta SPPG unggah menu MBG setiap hari di media sosial.
Sumber :
  • https://www.bgn.go.id/news/foto/mempersiapkan-makanan-bergizi-gratis

Jawa Barat, VIVA Banyuwangi – Fenomena baru muncul selama realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan. Dalam beberapa waktu dekat ini, warganet sering membagikan foto-foto menu MBG di media sosial.

img_title Gandeng Kampus, BGN: MBG Laboratorium Hidup untuk Riset dan Kajian

Tak sedikit dari postingan-postingan menu MBG tersebut, warganet juga memberikan kritik mengenai varian menunya hingga anggaran yang tidak sesuai. Berbagai aspirasi wargamet tersebut lantas menarik perhatian dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Menanggapi hal tersebut, Badan Gizi Nasional memerintahkan kepada seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengunggah menu program MBG lewat media sosial sebagai bagian dari transparansi kepada masyarakat.

img_title Prabowo Gelar Ratas di Hambalang Bahas Soal Buruh, Pendidikan hingga Pertahanan

Dilansir dari Antara News pada Senin, 9 Maret 2026, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasinal Pemenuhan Gizi Sonny Sonjaya mengatakan informasi yang diunggah tidak hanya berupa menu makanan, tetapi juga mencakup kandungan gizi serta biaya penyediaan makanan dalam program MBG tersebut.

“BGN telah memerintahkan seluruh SPPG membuat media sosial sebagai sarana komunikasi antara SPPG dan masyarakat, dan wajib mengunggah menu makanan, kadar gizi serta harga,” kata Sonny di Bandung, Minggu, 8 Maret 2026.

img_title Jalur Kereta Warisan Belanda, Pemerintah Akan Gelontorkan Rp4 Triliun Perbaiki 1.800 Lintasan KA di Jawa

Menurut dia, langkah tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka kualitas dan komposisi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program.

Sebagaimana diketahui, penerima manfaat program MBG antara lain ibu hamil, ibu menyusui, bayi, serta peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.

Sonny menambahkan masyarakat juga diperbolehkan menyampaikan protes secara langsung kepada SPPG apabila menemukan menu MBG yang dinilai tidak layak.

“Apabila tidak sesuai, masyarakat bisa protes. Itu salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas publik,” ujar Sonny Sonjaya.

Selain itu, Sonny mengatakan masyarakat juga dapat membagikan informasi tersebut di media sosial sepanjang bertujuan untuk perbaikan layanan dan disertai laporan kepada pihak SPPG terkait.

“Kalau untuk diviralkan (di media sosial), kan punya tujuan tertentu. Kalau tujuannya untuk memperbaiki, silahkan datangi SPPG-nya, minta lakukan perbaikan. Tapi kalau tujuannya viralkan itu, ya bergantung kepada niatnya masing-masing. Kami tidak bisa melarang,” kata dia.