Menu MBG SPPG Alasrejo: Susu TK untuk Siswa SD, Buah Kering Disuguhkan

Susu kemasan yang dikeluhkan wali murid
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Keluhan terhadap kualitas paket menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Alasrejo kembali terjadi. Paket menu MBG yang disalurkan diduga asal-asalan serta tidak memperhatikan kualitas kebutuhan gizi bagi penerima manfaat. 

img_title Banyuwangi Ekspor 270 Ton Sarden Senilai Rp10 Miliar ke Berbagai Negara

Untuk kesekian kalinya, paket menu MBG dari SPPG Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dikeluhkan wali murid. 

Kali ini paket menu MBG berupa susu kotak, kacang polong hijau, roti abon serta buah klengkeng dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Senin, 9 Maret 2026. 

img_title Rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Dimulai 17 Juli, Angkat Heroisme Perang Bayu

Sebuah video beredar di sosial media dan menjadi perbincangan publik karena disilnyalir pengelola SPPG Alasrejo hanya mengejar keuntungan finansial semata. 

“Alhamdulillah, anak saya mendapatkan MBG (Makan Bergizi Gratis). Ini roti abon, anak-anak gak mau. Ini kacang hijau, ini kacang hari raya ini. Anak-anak juga tidak mau,” ujar suara seorang pria dalam rekaman video yang beredar luas. 

img_title Pusat Penetasan Telur Penyu di Banyuwangi, Satu-satunya di Indonesia dengan Kapasitas 20 Ribu Butir

Pemberian paket menu MBG tersebut juga dituding hanya sekedar mengejar keuntungan finansial semata. 

Hal tersebut terindikasi dengan dugaan tidak sesuainya paket menu MBG yang didistribusikan oleh SPPG Alasrejo pada penerima manfaat. 

“Ini paket menu MBG untuk anak kelas 4. Mereka itu tidak mau dan tidak suka dengan susu ini. Ini seharusnya minuman susu anak TK,” tutur pria dalam sebuah video yang diduga merupakan seorang wali murid. 

Bukan hanya itu, kualitas buah kelengkeng yang diikut sertakan dalam paket MBG dari SPPG Alasrejo tersebut juga dikeluhkan. 

Wali murid menuding buah kelengkeng tersebut sudah kehilangan kandungan gizinya namun tetap dikirimkan pada penerima manfaat. 

“Ini lagi, ini masa cocok. Ini buah kelengkeng kering. Masa masuk ini, ini bukan makanan bergizi kalau sudah kering seperti ini,” keluh wali murid dalam video tersebut. 

Dalam kesempatan berbeda, Kepala SPPG Alasrejo Ammar Dzaki memberikan tanggapan terkait terjadinya keluhan dari wali murid penerima manfaat terhadap paket menu MBG yang didistribusikan. 

“Mohon maaf sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas respon warga. untuk kedepannya akan kami maksimalkan lagi. Terimakasih atas videonya,” jelas Kepala SPPG Alasrejo Ammar Dzaki pada VIVA News. 

Halaman Selanjutnya
img_title