Jelang Lebaran, Pemerintah Mulai Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk KPM
- https://badanpangan.go.id/blog/post/jelang-idulfitri-bantuan-pangan-mulai-salur-3427-penerima-mulai-rasakan-stimulus-ekonomi-pemerintah
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Bantuan pangan yang disalurkan pemerintah Indonesia menjelang Lebaran menjadi angin segar. Bantuan tersebut disalurkan bertujuan untuk memberikan keringanan ekonomi terhadap masyarakat menjelang hari raya.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan bantuan pangan beras dan minyak goreng mulai disalurkan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat guna meringankan beban ekonomi mereka menjelang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
“Program bantuan pangan beras dan minyak goreng dipastikan sudah mulai dibagikan ke masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 11 Maret 2026.
Dia menyebutkan, berdasarkan penugasan Bapanas kepada Perum Bulog, tercatat bantuan komoditas strategis sebagai stimulus ekonomi tersebut telah tersalurkan dengan rincian beras 68.540 kilogram (kg) dan minyak goreng sebanyak 13.708 liter kepada 3.427 keluarga penerima manfaat (KPM) per 9 Maret.
Bantuan disalurkan secara bertahap dengan target 33,2 juta keluarga penerima manfaat. Pemerintah memastikan akan melakukan percepatan realisasi salur bantuan pangan, terutama mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan jatuh pada 10-11 hari mendatang.
"Bapanas bersama Bulog sebagaimana perintah Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dan Bapak Kepala Bapanas (Andi Amran Sulaiman) hadir bagi masyarakat. Bantuan pangan akan terus digelontorkan, terutama menjelang Idulditri yang sebentar lagi masyarakat rayakan," jelasnya.
Adapun provinsi yang tercatat telah mulai melaksanakan penyaluran bantuan pangan antara lain Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Jambi, Banten, dan Sulawesi Selatan.
Bapanas mendorong Bulog di seluruh daerah Indonesia untuk memulai penyaluran program bantuan pangan beras dan minyak goreng.
"Ini karena melalui implementasi salah satu program stimulus ekonomi kuartal pertama ini, diharapkan daya beli dan konsumsi masyarakat dapat terus terjaga pada tren yang membaik," tuturnya.
Terpisah, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pelaksanaan program bantuan pangan telah komplet dan siap salur.
Amran menegaskan apabila terkait kebutuhan bagi masyarakat, ia akan selalu bertindak cepat tanpa memakan waktu berlarut-larut.
Diketahui, program bantuan pangan beras dan minyak goreng membutuhkan total anggaran yang telah disiapkan pemerintah sebesar Rp11,92 triliun yang dialokasikan untuk 33,2 juta jumlah penerima bantuan pangan di seluruh Indonesia.