Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang Diprediksi 15 sampai 17 Maret
- Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Puncak arus mudik Lebaran di lintasan penyeberangan Pelabuhan Ketapang – Pelabuhan Gilimanuk diperkirakan terjadi pada 15 hingga 17 Maret.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Arief Eko Kurnianjah, mengatakan prediksi tersebut berkaitan dengan jadwal penutupan operasional penyeberangan saat Hari Raya Nyepi.
Menurutnya, penyeberangan dari Ketapang menuju Bali akan ditutup pada 18 Maret seiring pelaksanaan Nyepi dan baru kembali dibuka pada 20 Maret.
“Prediksi puncak kami di kisaran tanggal 15 sampai 17 Maret. Karena penutupan penyeberangan di Ketapang dimulai 18 Maret dan baru dibuka kembali tanggal 20 Maret,” kata Arief.
Ia menjelaskan, penutupan sementara tersebut berpotensi mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal sebelum Nyepi, sehingga arus kendaraan diperkirakan meningkat signifikan pada tiga hari tersebut.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, ASDP bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk optimalisasi operasional kapal serta pengaturan lalu lintas kendaraan di sekitar pelabuhan.
Selain itu, pihak ASDP juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk otoritas pelabuhan dan kepolisian, guna memastikan arus mudik di lintasan Ketapang–Gilimanuk tetap aman dan lancar selama periode tersebut.